Warga Masih Cemas Banjir Susulan

Kondisi air di hari ketiga banjir Kota Bengkulu mulai surut

KBRN, Bengkulu : Cuaca yang tidak menentu membuat warga Kota Bengkulu yang tinggal di dataran rendah masih cemas untuk kembali kerumah. Selama hujan dua hari berturut-turut belakangan ini membuat ribuan kepala keluarga di lima kecamatan terdampak dan membuat sebagianmengungsi ketempat aman, sementara sebagian lagi tetap bertahan di kediaman.

Warga Kelurahan Rawa Makmur, Fiki misalnya. Semenjak dua tahun tinggal di Kecamatan Muara Bangkahulu ini kediamannya sudah beberapa kali diterjang banjir. Meski beberapa kali banjir, ia mengaku parahnya baru kali ini di mana air sungai meluap sampai 2 meter.

Ia pun memutuskan bertahan di rumah rekannya yang berada di kelurahan Lingkar Barat dan belum berani memutuskan pulang untuk memperbaiki dan membersihkan tempat tinggalnya. 

"Mungkin dua hari lagi, memastikan cuaca dulu," kata dia, Sabtu (2/7/2022).

Fiki juga mengaku kesal dengan kondisi ini. Karena saat banjir datang, banyak sekali barang-barang elektroniknya yang rusak. Tak sedikit juga warga sekitaran mengeluhkan hal yang sama. 

Namun, kata dia, ingin menyalahkan pemerintah atas penanggulangan bencana banjir yang rutin ini pun menyalahi aturan dan tak ada kuasa. Sehingga warga terdampak banjir hanya bisa pasrah kadung bertempat tinggal di datarangan rendah tak jauh dari bantaran sungai. 

"Mau ngeluh juga tidak ada gunanya. Mungkin ya seperti inilah, kalau lagi musim hujan atau cuaca buruk, kami siap-siap begadang sampai tengah malam buat antisipasi air sungai naik," ujarnya.

Meski demikian ia tetap berharap agar pemerintah dapat menanggulangi bencana banjir ini. Kalu pun tidak dapat merubah pola alam, kata Fiki, cukup dengan kepedulian memberikan bantuan kepada korban banjir.

"Menunggu bantuan pangan dan air bersih terutama. Kalau soal materil cukup kami yang menjalani," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar