Cegah Alih Fungsi, Pemerintah Siapkan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan

Lahan persawahan di Kota Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Banyaknya alihfungsi lahan pertanian menjadi lahan perkebunan membuat pemerintah Provinsi Bengkulu menyiapkan regulasi atau peraturan daerah (Perda) penguatan ketahanan pangan. 

"Upaya pencegahannya adalah dengan pembuatan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Ini sedang kami bahas," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPHP) Provinsi Bengkulu, Ricky Gunarwan, Senin (27/6/2022).

Ia mengatakan ada banyak sekali area persawahan yang ada di Provinsi Bengkulu beralih fungsi menjadi lahan kebun sawit mauapun perumahan.

Padahal dengan adanya alihfungsi itu membuat produksi padi di Provinsi Bengkulu mengalami defisit mencapai 30 ribu ton. 

"Kami meminta kepada pemerintah kabupaten sebagai penyangga dengan produksi padi tinggi untuk mengawasi alihfungsi lahan ini," kata Ricky.

Setelah adanya penerbitan Perda Lahan Berkelanjutan, Ia berharap tidak ada lagi namanya lahan sawah yang beralih fungsi.

“Salah satu cara yang sudah kita lakukan pada saat ini adalah melaksanakan program optimasi lahan sawah. Khusus di Kabupaten Bengkulu Tengah ada 100 hektare sawah yang mendapatkan program optimasi ini,” tegasnya.

DTPHP mencatat sebelumnya luasan lahan pertanian di Provinsi Bengkulu ini mencapai 100 ribu hektare namun saat ini hanya berkisar 50 ribu hektare saja.

Semua ini berbanding terbalik sekali dengan kondisi jumlah penduduk dan jumlah rumah terus bertambah, namun penghasilan padi yang berkurang mencapai 30 ribu ton. 

"Semoga apabila indeks penanaman bisa dua kali tanam, maka Provinsi Bengkulu akan subsidi pangan,” terang Ricky.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar