Jemaah Haji Bengkulu Antre Masuk Raudhoh

Jemaah Haji Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Selain melaksanakan sholat Arbain selama 40 waktu di Masjid Nabawi, Jamaah Haji Bengkulu juga mengunjungi Raudhoh, di dalam masjid Nabawi yang terletak antara mimbar dan makam Rasulullah.

Jemaah Haji Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam kloter 6 dan 7 berdoa di Raudhoh yang besarnya kira-kira hanya 24 meter persegi dan dipercaya sebagai tempat paling mustajab untuk memanjaatkan doa, sehingga setiap Jamaah Haji dunia berbondong-bondong untuk dapat masuk ke dalamnya.

Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Bengkulu  Intihan mengatakan, berdasarkan informasi dari Tim Panitia Haji Indonesia-Provinsi Bengkulu, meski berjam-jam Jemaah Haji mengantri, tidak menyurutkan semangat mereka untuk dapat berhasil masuk dan berdoa di Raudhoh.

“Semangat Jemaah Haji untuk dapat masuk ke Raudhoh patut diacungi jempol. Meski berjam-jam mengantri mereka tetap sabar menunggu giliran, dan Alhamdulillah seluruh Jemaah Haji dapat masuk,” terang Intihan, Jumat (17/6/2022).

Pemerintah Saudi Arabia sendiri menerapkan aturan baru untuk dapat masuk ke Raudhoh dimana JCH yang akan mengunjungi Raudhoh secara individu diharuskan menggunakan Aplikasi Eatmarna dengan memasukkan nomor paspor dan visa. Setelah berhasil log in, Jemaah Haji baru dapat dapat memilih waktu yang dianggap cukup untuk mendatangi Raudhoh. Setelah itu akan terbit barcode yang akan ditunjukkan ke Petugas yang akan berjaga di pintu masuk Raudhoh.

Namun untuk Jemaah Haji yang akan mengunjungi Raudhoh bersama rombongan Pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Saudi menerbitkan aplikasi e-haj di mana nama-nama Jemaah Haji Indonesia yang tiba di Madinah telah diinput dan dibagi sesuai rombongan untuk diterbitkan Tasrih atau surat izin yang bisa ditunjukkan pada petugas sebagai tanda masuk wilayah Raudhoh.

"Tantangannya adalah panjangnya antrian untuk dapat masuk ke Raudho yang mengharuskan CJH untuk dapat bersabar menunggu giliran masuk Raudhoh," demikian Intihan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar