BNN - Pemkot Bengkulu Targetkan Seluruh Kelurahan Jadi Sasaran Bersih dari Narkoba

Workshop penggiat anti Narkoba

KBRN, Bengkulu : Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu bersama Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan seluruh kelurahan di Kota Bengkulu menjadi sasaran program kawasan Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Ini disampaikan Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander di acara Workshop penggiat anti Narkoba di hotel GTC Poltekkes Kemenkes, Selasa (24/5/2022). Hadir wakil walikota Dedy Wahyudi yang membuka secara resmi acara tersebut.

Alexander mengatakan bahwa kegiatan workshop tersebut merupakan program pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat melalui kebijakan kota tanggap ancaman narkoba dengan terus mengkampanyekan War on Drugs.

"Untuk menangani masalah narkoba, perlu membangun seluruh komponen bersama-sama dan menjalin kemitraaan serta menumbuhkan komitmen yang kuat demi menekan angka kasus narkoba. Penanganan dan pencegahan narkoba adalah tanggung jawab kita semua," kata Alexander.

Maka dari itulah, pada workshop itu diundang seluruh lurah dan perwakilan dari semua instansi pemerintahan sebagai peserta untuk diminta kerjasamanya dalam menangani dan menanggulangi masalah Narkoba.

Dalam waktu dekat, BNN juga akan melaunching kelurahan nersinar dengan target seluruh kelurahan di Kota Bengkulu sudah terbentuk kelurahan bersinar.

"Nanti akan kita launchung 1 kelurahan berinar tersebut. Target kita ke depan semua kelurahan akan kita jadikan kelurahan bersinar," ujar Alexander.

Kepada peserta workshop, Alexander berpesan agar disampaikan kepada masyarakat kalau ada anak atau keluarga atau tetangga yang memakai narkoba jangan takut dan ragu untuk membawanya ke BNN agar direhabilitasi. 

"Kami lebih mengedepankan pemulihan atau rehabilitasi," tambahnya.

Sementara itu, Dedy di lokasi acara yang sama dalam sambutannya mengatakan bahwa persoalan narkoba adalah PR semua elemen, bukan cuma tugas dan pekerjaan BNN saja.

"Program pemberantasan narkoba ini menjadi salah satu program strategis nasional. Pemerimtah sangat fokus dalam penanganan narkoba. Kalau ada keluarga, teman kantor, yang diduga pengguna agar kita bujuk, diajak untuk rehab. Khawatirnya nanti teman-teman yang lain akan ikut diajak menggunakan narkoba," jelas Dedy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar