Kendala Distribusi STB, TV Analog di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah Belum Dimatikan

KBRN, Bengkulu: Migrasi tv digital yang semestinya dimulai 30 April untuk kota Bengkulu dan Bengkulu tengah  saat ini belum terlaksana, padahal tanggal tersebut disebut tanggal terakhir migrasi tv agar masyarakat tetap dapat menikmati siaran tv.

Nyatanya, hingga kini masyarakat Bengkulu masih bisa menikmati siaran ntv analog atau dengan antena biasa tanpa harus dilengkapi alat STB.

Wakil ketua KPID propinsi Bengkulu Fonika Toyib mengatakan, migrasi tv tahap 1 telah berjalan, hanya saja untuk kota Bengkulu dan Bengkulu tengah siaran tv analognya belum dimatikan akibat belum selesai proses pembagian STB kepada masyarakat yang berhak.

Fonika menyebut belum sampai 10 persen STB tersalur kepada masyarakat.

"yang jelas ada 3 mux penyelenggara siaran yang berkewajiban memberikan STB sesuai data kementerian kominfo dan sosial, saat ini belum selesai. Pengiriman itu langsung dilakukan dari Jakarta, kalau alasan mengapa terlambat kami juga belum mendapatkan penjelasan dari penyelenggara mux siaran digital" Ujar Fonika.

Namun untuk wilayah lain di Indonesia per 30 April lalu sudah benar benar total tidak lagi bisa menyaksikan siaran tv analog, sehingga wajib memilki STB. Diduga pembagian STB wilayah tersebut sudah selesai.

Namun ia mengatakan per tanggal 2 November 2022 seluruh siaran tv analog di Indonesia akan benar benar disuntik mati, sehingga masih ada waktu bagi masyarakat  untuk menyiapkan perangkat tvnya menjadi digital sebelum bulan November mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar