Kemensos Respon Darurat Korban Terdampak Banjir di Bengkulu

KBRN, Bengkulu : Kementerian Sosial melalui Balai "Dharma Guna" Bengkulu melakukan Respon Darurat terhadap korban banjir di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Tim melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, terkait data korban terdampak bencana banjir.

Data diperoleh untuk Kota Bengkulu berjumlah 20 orang terdiri atas 6 orang lanjut usia dan 14 orang penyandang disabilitas, kemudian di Kabupaten Bengkulu Tengah berjumlah 11 orang Lansia.

Adapun jenis bantuan yang diberikan adalah, berupa pemenuhan kebutuhan dasar (sembako dan tambahan nutrisi) serta kebutuhan kebersihan diri/ ADL (ditergen, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, shampoo).

Untuk lansia dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan ringan.Tim Reaksi Cepat (TRC) "Dharma Guna" Bengkulu berjumlah 7 orang dibagi dalam dua tim untuk menyalurkan bantuan di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah.

Kondisi rumah yang tergenang air membuat warga di Kecamatan Sungai Serut, Ratu Agung, dan Muara Bangkahulu tidak dapat menempati rumahnya bahkan harus mengungsi.

Menurut Pendamping Rehabilitasi Sosial, Suherman bahwa tugas pendamping, adalah segera merespon bila ada musibah bencana seperti ini dan berdampak pada penyandang disabilitas. 

“Turunnya Balai Dharma Guna sangat membantu korban dan keluarga terdampak banjir untuk pemenuhan kebutuhan dasar, terjaga kesehatannya dan bisa bertahan atas bencana banjir saat ini,” tambahnya.

Pajri salah satu penyandang disabilitas yang mendapatkan bantuan mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial  karena telah membantu disaat sulit seperti ini.

Respon darurat yang dilakukan Balai Dharma Guna Bengkulu merupakan wujud _Kemensos Hadir_ dalam penanganan musibah yang terjadi di Indonesia.

Humas "Dharma Guna" Bengkulu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00