Laporan Reses, Warga Bengkulu Tanyakan Janji Politik Gubernur dan Wagub

KBRN, Bengkulu : DPRD Provinsi Bengkulu pada Senin, (21/6/2021) menggelar rapat paripurna dengan agenda laporan hasil reses anggota DPRD Provinsi dari daerah pemilihan (dapil) dalam wilayah Bengkulu.

Dari rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Samsu Amanah, selain mayoritas laporan hasil reses soal mempertanyakan janji politik Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, juga disepakati kedepannya melaporkan per-dapil.

Apalagi usulan penyampaian hasil reses per dapil itu cukup bagus, agar tidak terjadi kesalahan penyampaian dalam pembacaan hasil aspirasi reses. Terlebih juga akan lebih rapi dan terperinci.

"Berdasarkan usulan dari anggota dewan di forum, semua setuju bahwa kedepan penyampaian hasil reses akan disampaikan 7 orang dari perwakilan setiap Dapil, dan diharapkan dapat dimasukkan dalam RKA serta dituangkan KUA PPAS untuk kemudian diakomodir dalam APBD tahun 2022," jelas politisi Golkar ini.

Senada dengan itu, Anggota DPRD Provinsi dari dapil Kota Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, SH, MH menyampaikan, mayoritas hasil aspirasi warga terkait janji Gubernur dan Wagub, seperti pembebasan pajak kendaraan bermotor, pembangunan infrastruktur, Kartu Bengkulu Sejahtera, LPG 3 Kg gratis, listrik gratis, dan beberapa janji-janji lainnya.

"Kita sebenarnya tidak tahu-menahu janji yang dimaksud, karena itu merupakan janji Gubernur dan Wagub saat Pilkada serentak lalu. Kita berharap Pak Gotri yang mewakili Gubernur dalam paripurna ini, dapat menyampaikanya secara langsung kepada Gubernur agar janji-janji yang ditagih itu dapat direalisasikan," kata Usin.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, H. Gotri Suyanto menerangkan, hasil reses para anggota DPRD Provinsi nantinya disampaikan kepada Bappeda Provinsi, agar kemudian dapat dipilih mana yang menjadi wewenang Pemprov, dan mana kewenangan pemerintah kabupaten/kota.

"Ini juga yang nanti menjadi bagian dasar penyusunan anggaran tahun depan," pungkas Gotri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00