Pelaku Usaha Diminta Optimalkan Penyaluran Dana CSR

KBRN, Bengkulu : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan kepada pelaku usaha atau perusahaan yang beroperasi dalam wilayah Provinsi Bengkulu, agar mengoptimalkan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR).

Hal tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan untuk kemajuan daerah, dan kontribusi nyata terhadap pelayanan publik.

"Agar terukur dalam penyaluran dan pemanfaatan nya bagi masyarakat, kedepan CSR yang disampaikan yaitu minimal 5 persen dari laba perusahaan dalam setiap tahunnya," pinta Gubernur Rohidin usai pimpin coffee morning bersama seluruh pimpinan asosiasi yang ada di Provinsi Bengkulu, bertempat di gedung Balai Raya Semarak Bengkulu pada Jum'at , (19/3/2021).

Selain itu Rohidin meminta, dalam penyaluran sekaligus pemanfaatannya agar diperuntukan kepada sektor produktif dan kegiatan sosial. Mengingat Pemda tidak ingin dalam penyaluran CSR tidak sekedar laporan sudah dilaksanakan saja, tetapi pelaksanaan harus real di lapangan.

"Selama ini mereka bukan tidak berkontribusi, tapi masih berjalan sendiri-sendiri dan kita tidak tahu nilai yang dikeluarkan. Contoh, perusahaan sawit, mungkin selama ini telah mengeluarkan CSR, tapi Pemda tidak ada menerima laporan jelas dan juga bukti CSR mereka di lapangan apa saja," terang Rohidin.

Sementara itu, Ketua Forum CSR Provinsi Bengkulu Beby Husy mengatakan, bersama dengan asosiasi pengusaha lainnya, pihaknya siap untuk melaksanakan kebijakan Pemprov Bengkulu. Bahkan CSR yang akan disampaikan akan dioptimalkan serta penyalurannya akan dilaksanakan lebih tepat sasaran, dan dilaporkan berkala kepada Pemprov Bengkulu.

"Kita siap mengakomodir kebijakan Pemda. CSR dari setiap perusahaan baik yang ada di kabupaten, dipastikan terkumpul sesuai peraturan dan akan kita lapor secara terperinci," tukas Beby

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00