Meiva Agusrin Diskusi Bersama Pengusaha Kopi Milenial dan Seniman

Meiva Agusrin saat diskusi

KBRN, Bengkulu : Banyak pilihan profesi yang bisa di pilih bagi anda yang lahir sebagai generasi milenial. 

Salah satunya adalah dengan menjadi seorang pebisnis atau pengusaha ataupun seniman.

Meski sering terlihat mudah, profesi sebagai pebisnis tidak lah bisa di pandang dengan sebelah mata.

Demi mencapai kesuksesan, segala daya dan upaya harus siap dilakukan.

Seperti halnya Meiva Gusti Hutaminingtyas yang merupakan putri Agusrin M Najamudin saat kujungan ke Bengkulu. 

Ia mengatakan, kunjungan ini memang untuk mengetahui progres dan perkembangan pengusaha kopi dan seniman yang ada di Bengkulu. 

“Alhamdulilah bisa ketemu langsung pengusaha kopi bersama kaum milenial Bengkulu untuk berdiskusi dan sharing berbagai hal positif,” katanya dengan ramah pada Selasa, (17/11/2020).

Dikatakan Meiva, di Bengkulu masih banyak permasalahan di modal, sebab dengan permodalan yang besar mampu bersaing dengan brand kopi-kopi yang sudah ternama. 

Bahkan berbicara soal membuka usaha, terutama usaha cafe kini semakin mudah, apalagi bagi yang sudah memiliki modal yang cukup.

Biasanya, yang menjadi kendala dalam memulai suatu usaha adalah, modalnya yang terlalu besar atau pajak. 

“Selebihnya, sepertinya tidak ada kendala yang berarti. Namun, ada juga yang sudah memiliki modal tetapi tidak adanya kemampuan maupun waktu untuk mengatur sendiri bisnis tersebut pun ada,” ungkapnya. 

Sambung Meiva, biasanya hal ini sering terjadi pada pebisnis pemula yang belum memiliki banyak pengetahuan mengenai bisnis dan mau diapakan bisnis tersebut. 

"Nah maka dari itu, kita butuh “tempat” untuk mendiskusikan akan diapakan atau bagaimana strategi yang tepat, atau konsep apa yang mungkin diusung dengan diskusi besama pengusaha kopi yang memang berpengalaman di bidang ini,” paparnya. 

Selain itu diakuinya, pengusaha kopi dan seniman di Bengkulu masih butuh perhatian dari pemerintah untuk terus memperkuat skema dan program demi membantu pelaku UMKM, termasuk komunitas kopi. 

“Harus di dorong dan disuport pergerakan UMKM di bidang kreatif khususnya kopi dengan upaya yang ada, mudah-mudahan produk kopi dan seniman di Bengkulu akan lebih baik dan di kenal,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00