Bengkulu Usulkan Penambahan Kuota BBM bersubsidi dan Gas LPG 3 Kg

KBRN, Bengkulu : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah mengusulkan kepada Pemerintah pusat melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk dapat menambah kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan gas LPG 3 Kilogram (Kg).

“Pemprov beberapa waktu lalu sudah menyampaikan usulan penambahan kuota BBM bersubsidi dan gas LPG 3 Kg. Alhamdulilah, pihak BPH Migas juga telah berkunjung ke Bengkulu, dan diharapkan bisa membantu kita agar dapat merealisasikan usulan di maksud," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah, dalam keterangannya.

Menurut Dedy, dalam merealisasikan usulan tersebut, memang tidak gampang dan butuh proses. Hanya saja apa yang diinginkan masyarakat Provinsi Bengkulu itu dapat terwujud, sehingga kebutuhan akan BBM dan gas di dapat terpenuhi.

"Kita berharap dengan bantuan dari pihak BPH Migas, keinginan Bengkulu dapat terwujud dalam waktu dekat ini," ungkapnya yang belum menyebut secara rinci usulan tambahan kuota BBM bersubsidi dan gas LPG 3 Kg tersebut pada Jumat, (23/10/2020).

Sementara itu, sebelumnya Anggota Komite BPH Migas Ahmad Rizal menjelaskan, kunjungan kerja pihaknya ini sebetulnya dalam rangka pengaturan dan pengawasan atas penyediaan, serta pendistribusian BBM di wilayah Provinsi Bengkulu.

Termasuk, mengenai usulan Pemprov Bengkulu untuk penambahan kuota BBM serta gas LPG 3 kilogram ke pemeintah pusat, pihaknya siap membantunya.

"Kita telah mempertanyakan kuota BBM, baik subsidi maupun non subsidi. Berapa jumlah pemakaian BBM, serta adanya rencana pembukaan penyalur dan sub penyaluran BBM di pelosok wilayah yang masih sangat kurang jumlahnya. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap BBM. Kita akan coba sampaikan ke Pemerintah,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00