Warga Golongan Mampu Diminta Gunakan Gas LPG Non Subdidi

KBRN, Bengkulu : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengajak masyarakat yang masuk golongan mampu, agar sepatutnya tidak lagi menggunakan LPG 3 Kilogram (Kg).

Asisten II Sekda Provinsi Bengkulu Yuliswani mengatakan, menyikapi sulitnya masyarakat dalam mendapatkan gas LPG 3 Kg akhir-akhir ini, Pemprov telah berkoordinasi dengan BPH Migas, berkaitan dengan rencana penambahan kuota untuk LPG 3 kilogram (Kg) untuk masyarakat Provinsi Bengkulu.

Hanya saja hasil dari koordinasi tersebut, bahwa berdasarkan perhitungan BPH Migas, sebetulnya kuota LPG 3 Kg yang diberikan untuk masyarakat miskin serta juga Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM) sudah melebihi. Oleh karena itu langkah sekaligus himbauan kepada masyarakat agar penggunaan gas LPG bersubsidi ini, tidak lagi dipakai masyarakat yang masuk golongan mampu.

“Tidak saja mengajak, dalam pelaksanaannya memang juga harus ada pengawasan supaya LPG subsidi ini tepat sasaran. Kalau tidak tepat sasaran, orang yang membelinya bukan yang miskin dan UMKM, jadi pada saat orang kecil mau membeli, barang sudah dibeli orang lain. Ini menjadi masalah,” ujar Yuliswani pada Minggu, (18/10/2020).

Selain itu Yuliswani juga menekankan, jajaran pemerintah daerah tidak saja tingkat provinsi, tapi khususnya kabupaten dan kota agar lebih gencar lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa LPG 3 kg tersebut khusus untuk masyarakat miskin.

Artinya, masyarakat yang sudah mampu alias tidak miskin lagi, tidak diperbolehkan membelinya.

“Kita memang sebatas mengimbau sekaligus mengajak, dan kembali lagi kepada masyarakatnya, jika sudah mampu tidak ada salahnya menggunakan gas LPG non subsidi,” imbuhnya kembali.

Secara terpisah, sebelumnya Sales Area Manager Pertamina Lampung-Bengkulu Donny Brilianto mengungkapkan, LPG 3 Kg diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu, sehingga bagi masyarakat mampu bisa menggunakan LPG Non Subsisi seperti ini, Si Pinky ukuran 5,5 Kg dan juga ukuran 15 Kg.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG 3 Kg menyebutkan, yang berhak menggunakan tabung LPG 3 Kg Bersubsidi adalah, masyarakat yang kurang mampu dengan maksimal pendapatan 1,5 juta per bulan, dan usaha mikro dengan kekayaan bersih maksimal 50 juta. Makanya, kita terus bersinergi untuk mengedukasi masyarakat di Bengkulu yang masuk golongan mampu, yakni Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, POLRI dan pengusaha Hotel, Restoran, Kafe (HOREKA) untuk dapat menggunakan LPG Non Subsidi,” tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00