Meski PMK, Harga Hewan Kurban di Bengkulu Stabil

Salah satu peternakan penyedia hewan kurban

KBRN, Bengkulu : Harga hewan ternak untuk kebutuhan kurban Idul Adha 1443 hijrah di wilayah Provinsi Bengkulu tetap stabil. 

Salah satu penyedia hewan kurban di Kelurahan Tebeng Kota Bengkulu, Sadiman mengungkap tidak ada kenaikan harga hewan kurban jenis sapi yang ia jual meski saat ini dalam kondisi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). 

"Harga sapi stabil. Dari tahun lalu harganya sama, kalau pun ada yang naik juga tidak terlalu tinggi," kata Sadiman, Senin (4/7/2022).

Sadiman menyebut keberadaan  PMK tidak terlalu mempengaruhi penjualan sebab kebutuhan hewan ternak yang ia ambil di dalam daerah Provinsi Bengkulu masih mencukupi.

Sejak tiga tahun belakangan, kata Sadiman, harga sapi Bali yang ia jual tidak mengalami kenaikan yakni relatif di harga Rp20 juta ukuran besar, Rp18 juta ukuran sedang dan Rp17 juta ukuran kecil. 

Meski demikian, ada penurunan jumlah pemesan untuk kebutuhan kurban di mana dari tahun 2020, 2021, dan 2022 masing-masing yakni 100 ekor, 45 ekor dan 53 ekor. 

"Kalau tingkat penjualan memang berbeda-beda setiap tahunnya tergantung kebutuhan. Tahun ini meski ada PMK, permintaan termasuk tinggi," sampainya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar