Manajemen Baru dan Tanpa Modal, PT BM Jalankan Usaha Baru

KBRN, Bengkulu : Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang telah memiliki manajemen baru, PT Bengkulu Mandiri (BM) dengan tidak mengandalkan penyertaan modal yang bersumber dari APBD, dalam menjalankan bisnis menyiapkan tiga prinsip.

Direktur Utama (Dirut) PT. BM, H. Saud El Hujjaj mengatakan, kondisi PT. BM saat ini pasca hasil RUPS tahun lalu, mewarisi banyak hal termasuk bisnis yang bisa dikategorikan tidak berhasil.

Dengan itu pihaknya sebagai manajemen yang baru telah mencanangkan program revitalisasi bisnis baru.

Apalagi Gubernur juga sudah mewanti-wanti segera melakukan revitalisasi, tanpa harus mengajukan penyertaan modal yang baru.

"Kita masih memiliki beban terhadap penyertaan modal lama yang lalu. Makanya untuk menjalankan bisnis, sudah menyiapkan setidaknya tiga prinsip," kata Saud, Rabu (18/5) disela-sela rapat dengan Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu.

Menurutnya, ketiga prinsip bisnis yang bakal dijalankan tersebut dengan memanfaatkan sektor real yang ada di Provinsi Bengkulu.

Seperti, komoditi pinang, gula aren, dan hilirisasi komoditi karet. Kemudian perikanan tangkap dan budidaya.

"Sektor ini dikerjasamakan dengan pihak ketiga dan beberapa diantaranya sudah penandatanganan MoU," ujarnya.

Selain itu dikatakan, prinsip kedua merevitalisasi keuangan. Dimana hal ini sangat dibutuhkan dalam ekspansi dan menjalankan bisnis. Bersamaan dengan itu pihaknya juga melakukan inventalisir aset-aset milik PT.

Ketiga, memanfaatkan tenaga ahli dan teknologi ekpansi bisnis pihak lain, seperti potensi susu sapi perah yang mana Indonesia sendiri masih minim.

"Langkah-langkah atau revitalisasi bisnis PT. BM, untuk sementara waktu kita mengandalkan sumberdaya yang ada dan juga regulasi," jelasnya.

Berkaitan dengan setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), ia menargetkan pada tahun ini sekitar Rp 750 juta. Dimana target itu dengan menjalankan bisnis yang direncanakan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar