Harga TBS Sawit di Bengkulu Terus Membaik

KBRN, Bengkulu : Lantaran meningkatnya permintaan CPO (Crude Palm Oil) dan membaiknya harga CPO di tingkat dunia, secara tidak langsung membuat harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di wilayah Bengkulu, saat ini terus membaik.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Dinas Tananam Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Ir. Ricky Gunarwan dalam keterangannya.

"Harga CPO ditingkat dunia juga membaik, sehingga mempengaruhi harga TBS," kata Ricky pada Minggu, (13/6/2021).

Ricky menjelaskan, harga TBS pada bulan Mei lalu di angka Rp 2.104 atau naik Rp.200 perkilogram dari bulan April 2021 lalu.

Dengan meningkatnya harga itu, diharapkan mampu meningkatkan ekonomi petani. Terlebih harga CPO yang terus membaik.

Selain itu menurut Ricky, peningkatan harga TBS juga dipengaruhi dengan adanya program pemerintah atas bahan pembuatan bio solar B20 dan B30, sehingga harga akan tetap stabil.

“Program itu membuat Indonesia tidak terlalu tergantung dengan harga CPO di tingkat dunia. Jadi diprediksi harga TBS masih dikisaran Rp. 1.200 hingga Rp. 1.800 perkilogram di petani," jelasnya.

Kendati demikian ia berharap. kondisi seperti ini bisa terus stabil, agar daya beli masyarakat meningkat, dan ekonomi masyarakat terus membaik.

“Di tengah pandemi Covid-19, ternyata hanya sektor perkebunan saja yang masih membaik, sehingga petani tidak terlau merasakan dampaknya,” tukas Ricky.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00