Kelola Potensi Pelabuhan, Bimex Optimis Berikan Kontribusi ke Daerah

KBRN, Bengkulu : Dengan ikut mengelola potensi pelabuhan yang dimiliki Provinsi Bengkulu, Perusahaan Daerah Bengkulu Impor Expor (PD Bimex) meyakini dapat memberikan kontribusi terhadap daerah.

Terlebih saat ini PD Bimex juga telah menjalin kerjasama dengan PT. Pelabuhan Tanjung Periok (PTP) dan pihak lainnya.

Direktur Utama PD Bimex, Ir. Frentindo mengatakan, kesepakatan dengan PTP misalnya, pihaknya sudah final sebagai operasional kepelabuhan di luar area pelabuhan.

Bahkan untuk operasional kepelabuhan sendiri, pihaknya akan melakukan peningkatan operasi pelabuhan, baik itu berupa hasil pertambangan, perkebunan, dan lain-lainnya.

"Apa yang keluar dan masuk dari pelabuhan akan kita kelola,” katanya pada Rabu, (28/4/2021).

Selain itu menurut Frentindo, keberadaan pelabuhan Pulau Baai yang dikelola PT Pelindo II Cabang Bengkulu, memiliki areal sekitar 1.180 hektar, untuk tahap awal baru 75 hektar akan dijadikan kawasan industri.

Kemudian dari 75 hektar itu, 30 hektar dijadikan fasilitas umum, sosial dan lainnya yang tidak dikenakan tarif oleh pihak Pelindo. Lalu dalam fasilitas ini juga, Bimex terdapat lahan seluas 5 hektar yang nantinya dikelola dan dimanfaatkan sebagai kawasan ekonomi.

"Di atas lahan itu juga kita buat perkantoran. Dengan peluang tersebut, kita semakin yakin jika kedepannya Bimex dapat berkontribusi untuk daerah," terang Frentindo.

Secara terpisah, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Drs. H. Sumardi, MM menyampaikan, kerjasama Bimex dengan PTP merupakan hal yang sangat positif.

Hanya saja dari sisi pelabuhan sendiri, diakui, masih banyak yang harus dibenahi, seperti kondisi alur.

Selanjutnya kejelasan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang menjadi dasar untuk pembangunan sektor industry.

“Kita dukung langkah Bimex yang bekerjasama dengan Pelindo II Bengkulu asalkan memberikan kontribusi bagi daerah. Tapi kita juga harapkan permasalahan di pelabuhan sendiri juga bisa diatasi dengan baik,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00