Hadapi Lebaran Idul Fitri, Pemprov Bengkulu Diminta Lakukan OP

KBRN, Bengkulu : Semakin mendekati lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, biasanya harga kebutuhan pokok (bapok) di pasaran mengalami kenaikan. Bahkan akibat permintaan bapok tinggi, kenaikan harga bapok tersebut cukup tinggi.

Dengan tingginya harga bapok itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, agar dapat menjaga stabilitas harga dengan menggelar Operasi Pasar (OP), sehingga nantinya tidak sampai dikeluhkan masyarakat.  

"OPD teknis agar melakukan pengawasan sekaligus menggelar OP, terutama mendekati lebaran Idul Fitri yang biasanya harga bapok semakin tinggi,” ungkap Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Sujono ketika menyikapi upaya antisipasi Pemprov menghadapi naiknya harga bapok jelang lebaran Idul Fitri mendatang.

Menurut Sujono, pelaksanaan OP itu juga untuk menjaga inflasi selalu terkendali, karena kenaikan harga bapok di pasaran bisa bertambah semakin tingginya inflasi di wilayah Bengkulu.

Oleh karena itu dalam pelaksanaan OP diharapkan dilaksanakan secara berkala, dengan dikhususkan terhadap bapok seperti gula, minyak, telor, karena biasanya jelang Lebaran Idul Fitri sangat dicari masyarakat.

“Saya meyakini langkah tersebut sangat efektif dalam menstabilkan harga di pasaran. Untuk itu bisa dilaksanakan secara berkala nantinya,” kata politisi PKS ini pada Rabu, (28/4/2021).

Lebih lanjut ditambahkan, sebagai fungsi pengawasan pihak legislatif juga akan memantau harga bapok di pasaran. Pasalnya jika harga bapok sudah mulai naik, namun OPD teknis belum melakukan OP, pihaknya akan mendesak agar segera dilakukan nantinya.

“Kita dari DPRD Provinsi akan ikut memantau ketersediaan bapok di pasaran. Dengan harapan langkah bersama-sama, untuk harga bapok bisa stabil, terlebih saat ini masih di tengah pandemi Covid 19,” pungkas Sujono.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00