Pegawai Imigrasi Bengkulu Harus Bekerja Melayani Tanpa Korupsi

KBRN, Bengkulu : Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu pada Rabu, (24/2/2021) mencanangkan pembangunan zona integritas, menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/ Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).

Penanda-tanganan pencanangan pembangunan zona integritas tersebut, dilakukan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu Samsu Rizal bersama jajaran, dengan saksi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Bengkulu Herdi Puryanto, dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bengkulu, dan disaksikan Kepala Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bengkulu Imam Jauhari, bertempat di aula Kantor Imigrasi Bengkulu.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bengkulu Imam Jauhari mengatakan, dengan penanda-tanganan ini, agar pegawai Imigrasi Bengkulu berkomitmen tidak melakukan korupsi, bekerja dengan jujur, cerdas dan ikhlas.

Selain itu juga dalam mencapai target kinerja pada tahun anggaran 2021 ini, harus dilaksanakan tepat waktu dan sasaran serta selalu kompak, sehingga hasil kerjanya bisa maksimal.

“Seiring tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan pembuatan paspor, agar jajaran Imigrasi turun langsung ke wilayah kabupaten-kabupaten. Begitu juga dengan pengawasan orang asing yang tinggal, ataupun menetap sementara di wilayah Bengkulu, bisa dilaksanakan operasi secara rutin atau berlaka. Bahkan jika ditemukan pelanggaran, supaya tidak ragu-ragu melakukan penindakan sesuai aturan berlaku,” tegas Imam.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu Samsu Rizal menjelaskan, sebetulnya pencanangan ini sudah dilakukan sejak 2 tahun lalu, dan terus melakukan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dengan datang ke daerah kabupaten untuk memberikan pelayanan dalam pembuatan paspor.

Bahkan pelayanan yang diberikan, ketika paspornya sudah selesai dibuatkan pemohon tidak perlu datang ke kantor Imigrasi, melainkan akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat atau bisa juga pihaknya yang datang langsung mendistribusikan.

“Dengan komitmen ini, keberhasilan yang belum diraih pada tahun lalu tentu menjadi bahan evaluasi, sekaligus motivasi dalam mencapai target kinerja meraih predikat WBK/WBBM. Diantara hal yang perlu dibenahi dari segi pelayanan, akan menyiagakan petugas piket pada saat waktu jam istirahat petugasnya,” pungkas Samsu Rizal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00