Pastikan Resepsi Pernikahan di Bengkulu Bebas Penularan Covid-19

KBRN, Bengkulu : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengingatkan, agar dalam pelaksanaan resepsi pernikahan, harus benar-benar dipastikan bebas dari penularan Covid-19.

Pernyataan itu diungkapkan di sela-sela menghadiri simulasi pelaksanaan resepsi pernikahan di era adaptasi kebiasaan baruyang digelar Asosiasi Pengusaha Jasa Pernikahan di Bengkulu.

Menurut Gubernur Rohidin, jika panduan yang tertuang pada simulasi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan resepsi pernikahan sejak awal hingga akhir, dipastikan semuanya bisa terhindar dari penularan Covid-19.

"Jika kita melihat dari simulasi, tidak ada alasan untuk tidak menggelar atau melarang resepsi pernikahan," kata Gubernur pada Minggu, (24/1/2021).

Rohidin menjelaskan, sedikitnya ada 3 poin penting yang harus benar-benar diperhatikan ketika menggelar resepsi pernikahan. Pertama, pengusaha jasa pernikahan atau Event Organizer (EO) harus dapat memastikan dan bertanggungjawab, agar yang namanya protokol kesehatan (Prokes) ataupun yang diterapkan dalam simulasi terlaksana dengan baik.

Kedua tuan rumah juga harus seperti pihak EO, dan bersedia mengeluarkan biaya tambahan. Terakhir dan ini juga tidak kalah pentingnya, masyarakat ataupun tamu undangan harus mau diatur.

"Kalau ketiga poin ini diterapkan dan dilaksanakan dengan baik, kita optimis resepsi pernikahan bisa terbebas dari penularan Covid-19," terangnya.

Lebih lanjut ia berharap, simulasi ini nantinya dapat dibuatkan semaca audio visual dan disebarluaskan, sehingga bisa menjadi bahan edukasi bagi masyarakat.

"Soal sangsi ketika ada pelanggaran, tentunya kita sesuaikan dengan mekanisme yang berlaku. Tapi kita minta nantinya tuan rumah bisa meminta pendampingan baik dari Satgas ataupun Satpol PP," tukas Gubernur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00