Kejar Insentif Pusat, Kejar Pengesahaan RAPBD 2021 Tepat Waktu

KBRN, Bengkulu : DPRD Provinsi Bengkulu saat ini masih mengupayakan agar Rancangan APBD (RAPBD) Provinsi tahun 2021, bisa disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) tepat waktu.

Tepat waktu tersebut disahkan pada tanggal 30 November 2020 ini.

“Kita akan usahakan tanggal 30 November ini, karena ada dana insentif pusat yang bisa diperoleh daerah jika pengesahaan APBD-nya tepat waktu,” ungkap Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, dalam keterangannya.

Ihsan mengaku, keterlambatan dalam pembahasan RAPBD Provinsi ini bukan  saja terjadi di Provinsi Bengkulu, tetapi secara nasional.

Hal tersebut terjadi karena perubahan sistem lama ke yang baru, yakni sekarang memakai Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), dengan terkoneksi secara nasional.

“Kita di Bengkulu, Alhamdulillah KUA PPAS-nya sudah masuk ke DPRD Provinsi, sehingga tinggal lagi pembahasan bersama antara Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi. Apalagi tahapan pembahasan juga sudah di mulai dari kemarin, dan kita akan full time,” ujar politisi PDIP ini pada Rabu, (25/11/2020).

Sementara itu, sebelumnya Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri menyampaikan, dengan sistem baru dalam penyusunan APBD ini lebih mudah ketimbang sebelumnya.

Hanya saja karena memasuki ranah baru ini secara tidak langsung ada beberapa persoalan, seperti jaringan internet sistem yang terkoneksi secara nasional itu, sempat tidak bisa terbuka selama 4 hari, sehingga memperlambat memasukan pokok pikiran dari rencana pembangunan yang tertuang dalam RAPBD tahun depan tersebut.

“Insya Allah pengesahaan RAPBD Provinsi tahun 2021 menjadi Perda pada tanggal 30 November ini masih bisa terkejar. Mudah-mudahan saja tidak ada hambatan dalam pembahasannya,” demikian Hamka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00