Dukcapil : Baru 42,6 Persen Anak di Bengkulu Miliki KIA

KBRN, Bengkulu : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu mencatat hingga November 2020, baru sekitar 42,6 persen atau 249.327 anak di Provinsi Bengkulu yang memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Bengkulu M Ikhwan mengatakan, dari data tersebut masih ada sekitar 336.115 anak yang belum memiliki KIA dari jumlah wajib KIA sebanyak 585.442 anak.

"Memang masih banyak anak di Bengkulu ini yang belum memiliki KIA, dan itu tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu," ungkap Ikhwan, pada Selasa, (24/11/2020).

Ikhwan menjelaskan, dari 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Seluma menjadi kabupaten dengan jumlah anak yang telah memiliki KIA terbanyak, yaitu sebanyak 56.342 dari wajib KIA sebanyak 59.535 anak.

Sedangkan capaian terendah adalah Kabupaten Rejang Lebong yang baru 14.823 anak sudah memiliki KIA dari total wajib KIA 77.390 anak.

"Persentase anak yang sudah memiliki KIA di Kabupaten Seluma itu sekitar 94,6 persen. Sementara Kabupaten Rejang Lebong baru 17,86 persen," papar Ikhwan.

Untuk diketahui, data anak yang belum memiliki KIA berdasarkan sebaran kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 28.468 anak dari total wajib KIA sebanyak 48.140 anak, Kabupaten Rejang Lebong sebanyak 63.567 anak dari total wajib KIA sebanyak 77.930 anak, dan Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 53.116 anak dari total wajib KIA 88.341 anak.

Kemudian Kabupaten Kaur sebanyak 30.805 anak dari total wajib KIA sebanyak 37.750 anak, Kabupaten Seluma sebanyak 3.193 anak dari total wajib KIA sebanyak 59.535 anak, dan Kabupaten Mukomuko sebanyak 26.054 anak dari total wajib KIA sebanyak 58.783.

Lalu, Kabupaten Lebong sebanyak 5.889 anak dari total wajib KIA sebanyak 30.361 anak, Kabupaten Kepahiang sebanyak 23.837 anak dari total wajib KIA sebanyak 40.719 anak, dan Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 17.065 anak dari total wajib KIA sebanyak 34.351 anak, serta Kota Bengkulu sebanyak 83.696 anak dari total wajib KIA sebanyak 110.072 anak.

"Secara nasional capaian ini cukup bagus, namun kita berharap kedepannya jumlah anak yang memiliki KIA lebih banyak lagi," terangnya.

Lebih lanjut ia juga mengharapkan, Pmerintah Kabupaten dan Kta di Provinsi Bengkulu dapat melakukan upaya jemput bola pembuatan KIA, baik itu bekerjasama dengan pihak kelurahan ataupun sekolah.

"Untuk pembuatan KIA bisa dilakukan di kantor Dukcapil setempat tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selain itu stok blanko KIA juga masih banyak," tutup Ikhwan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00