Terancam Punah, Penyu Dinilai Penting Untuk Dilestarikan

KBRN, Bengkulu : Upaya pelestarian Penyu di nilai sangat penting, untuk terus dilakukan upaya pelestarian.

Terlebih Penyu yang merupakan hewan penjelajah benua ini, sudah berada di ambang kepunahan.

"Upaya LATUN (Lestari Alam Laut Untuk Negeri) yang melestarikan Penyu patut kita apresiasi. Mengingat Penyu ini sendiri merupakan hewan yang dilindungi, karena berada diambang kepunahan, sehingga perlu dilestarikan agar Penyu di Provinsi Bengkulu tetap ada, ungkap Plt Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah, usai melakukan pelepasan tukik, Penyu dan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Oeang ke-74, Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu.

Menurut Dedy, upaya pelestarian tersebut, agar jangan sampai nantinya anak cucu, hanya sekedar mendengar cerita saja. Apalagi menjaga kelestarian Penyu ini secara tidak langsung telah mewujudkan keseimbangan ekosistem.

“Mudah-mudahan langkah kita bersama ini bermanfaat bagi masyarakat dan ekosistem. Langkah seperti ini harus terus kita lakukan demi menjaga kelestarian Penyu,” ajaknya pada Minggu, (25/10/2020).

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Ismed Saputra menjelaskan, kegiatan pelepasan Penyu dan penanaman pohon yang dilakukan pihaknya dalam rangka memperingati hari Oeang ke-74, sebagai bentuk kepedulian, yang salah satunya untuk mempublikasikan keberadaan Penyu di Provinsi Bengkulu.

"Dengan dipublikasikan ini dapat memangun kepedulian masyarakat terhadap upaya melestarikan Penyu. Kemudian dari sektor pariwisata, Penyu ini bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung, sehingga nantinya di tengah pandemi Covid-19 ini, sektor pariwisata tetap mampu menjadi penggerak perekonomian di Provinsi Bengkulu," pungkas Ismed.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00