Naik 8, Positif Covid 19 Bengkulu Jadi 969 Kasus

KBRN, Bengkulu : Setelah sebelumnya sempat bertambah sebanyak 33, kali ini dari rilis data pada Sabtu, (24/10/2020), jumlah konfirmasi positif Covid 19 di Provinsi Bengkulu kembali menunjukan penambahan sebanyak 8 kasus.

Kedelapan kasus positif itu, rinciannya, sebanyak 2 kasus dari Kota Bengkulu, 3 kasus asal Kabupaten Rejang Lebong, 1 kasus dari Kabupaten Mukomuko, 1 kasus asal Kabupaten Bengkulu Selatan dan 1 kasus lagi dari Kabupaten Bengkulu Utara.

Plh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Azhar menyebutkan, dengan penambahan 8 kasus positif baru ini, total jumlahnya menjadi 969 kasus, atau 10,18 persen dari 9.515 spesimen yang di periksa.

“Dari delapan kasus positif yang didominasi perempuan ini dan mayoritas belum ditemukan riwayat kontaknya. Bahkan karena bergejala dengan ada riwayat penyakit penyerta, 1 kasus dinyatakan meninggal dunia dan selebihnya di rawat di rumah sakit serta yang hanya melakukan isolasi mandiri 1 kasus,” ujarnya.

Menurutnya, dengan terus meningkatnya kasus positif ini, pihaknya juga akan terus melakukan tracing. Kemudian juga selalu mengingatkan sekaligus menghimbau dan memberikan pengertian sebaik-baiknya kepada masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid 19, dengan penerapan disiplin protokol kesehatan.

Apalagi dalam minggu ini juga akan ada libur cuti bersama, di minta masyarakat menghindari kerumuman, dan jika bisa tetap saja di rumah saja. “Dengan langkah itu yang bisa menekan penyebaran Covid 19 di tengah-tengah masyarakat. Mengingat jika merasa ada gejala, agar segera memeriksa kesehatan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan setempat,” imbuhnya.

Selain itu menyebutkan, untuk 1 kasus tambahan yang meninggal asal Kota Bengkulu, tepatnya kasus 966, perempuan umur 61 tahun, belum ditemukan riwayat kontaknya, tapi dengan penyakit penyerta hipertensi dan DM Tipe 2.

“Dengan bertambahnya kasus meninggal 1 orang ini, total jumlahnya menjadi 47 orang atau, 4,85 persen dari kasus konfirmasi,” katanya.

Lebih lanjut untuk kasus sembuh, ditambahkannya, belum ada penambahan lagi dan jumlahnya yang dinyatakan sembuh sampai saat ini terdata sebanyak 712 orang, atau 73,47 persen dari kasus konfirmasi.

Sementara kasus suspek, ada penambahan sebanyak 14 orang dan total jumlahnya menjadi 9.515 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00