Dukung Pemulihan Ekonomi, LANAL Bengkulu Bagi Seribu Life Jacket ke Nelayan

BENGKULU, KBRN: Seribu unit life jacket dan masker akan dibagikan LANAL Bengkulu kepada nelayan Bengkulu sebagai bagian dalam upaya ikut serta memulihkan keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Dengan bantuan life jacket, nelayan diharapkan bisa kembali melaut dengan aman.

Hal itu disampaikan Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bengkulu Letkol Laut (P) Yustus Nasarius Rossi usai membagikan secara simbolis life jacket dan masker kepada nelayan di Kota Bengkulu, Selasa (15/9).

Bakti sosial itu sendiri dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Ir Sri Hartati, M.Ma, Dirpolair Polda Bengkulu yang diwakili AKBP Joko Susila Hadi, Amd; Kepala Pelaksana BPBD  Propinsi Bengkulu Drs. Rusdi, M.Pd.

Hadir juga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Syafriandi, SE ST MSi; Kepala Kantor SAR Bengkulu, Abdul Malik, S. Sos; Kepala KSOP Pelabuhan Pulau Baai, Jondra Juis, SE MSi; Camat Kampung Melayu Kota Bengkulu, Dra Rosminiarty.

Danramil Kampung Melayu Kota Bengkulu; Babibkamtibmas Polsek Kampung Melayu Kota Bengkulu; tokoh masyarakat nelayan Provinsi dan Kota Bengkulu.

"Kebetulan momennya di HUT TNI AL ke-75. Gerakan ini wujud solidaritas dan kepedulian TNI AL dengan nelayan Bengkulu dalam rangka menunjang keselamatan mereka saat melaut," ujar Yustus.

Ia menyebut jumlah jaket yang akan dibagikan mencapai seribu lembar dan akan didistribusikan secara proporsional di seluruh wilayah pesisir se Bengkulu. 

"Untuk tahapan pertama, akan diberikan kepada wilayah-wilayah skala prioritas. Selanjutnya akan menyentuh semua kawasan pesisir," imbuh Yustus.

Yustus menambahkan, bantuan life jacket dan masker itu juga dalam upaya mendukung program pemerintah memulihkan sektor ekonomi negara yang terpuruk sebagai dampak Covid-19.

Yustus menguraikan, dengan kondisi geografis Provinsi Bengkulu yang langsung berhadapan dengan samudera lepas, pembagian life jacket dan masker merupakan implementasi kepedulian atas keselamatan kegiatan nelayan dalam menangkap ikan di laut.

"Diharapkan nelayan untuk terus produktif mendorong pemulihan ekonomi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bengkulu Ir. Sri Hartati, M.MA mengatakan bahwa jumlah nelayan Bengkulu saat ini berkisar 23-24 ribu orang. Jumlah itu bisa lebih banyak karena tak semuanya terdata dalam program kementerian kelautan.

Disinggung soal keamanan nelayan Bengkulu saat melaut, Sri mengakui memang belum memadai. Sebab mayoritas nelayan Bengkulu masih menggunakan peralatan yang sederhana atau dibawah tiga groston.

"Kalau takdirnya kita, ya alamnya dianugrahkan Allah seperti ini. Kendalanya, nelayan kita masih banyak yang pakai alat sederhana bahkan ada yang tak pakai mesin, hanya dayung saja. Maka yang bisa ditekankan ke nelayan adalah bahwa saya akan turun dengan selamat," tandas Sri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00