Teknologi Solusi Daya Saing Nasional di Tengah Pandemi

KBRN, Bengkulu : Hari ini merupakan peringatan 25 tahun Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas), untuk memperingati hari yang bersejarah, terbangnya pesawat N-250 Gatotkaca pada tanggal 10 Agustus 1995 di Bandung.

Sebanyak 34 perguruan tinggi se-Indonesia ikut dalam 'Pameran Virtual Inovasi Karya Teknologi dan Manajemen Penanganan Covid-19', untuk memperingati momen bersejarah ini.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Hj Riri Damayanti John Latief menuturkan, sebagaimana tema Hakteknas ke-25, "Inovasi Indonesia sebagai Solusi", teknologi sangat penting bukan hanya sebagai solusi untuk mendorong daya saing nasional, namun juga terutama untuk mengatasi pandemi.

"Di era new normal ini, begitu banyak bidang yang kebutuhannya bersandar sama teknologi, pendidikan, dan juga kesehatan. Dengan teknologi GIS misalnya, daerah yang terdampak oleh covid-19 bisa dipetakan, dikumpulkan, diupdate setiap saat agar informasi perkembangan virus selalu terpantau," kata Riri Damayanti, Senin (10/8/2020).

Riri menjelaskan, efektifitas penggunaan teknologi dalam mencegah perkembangan pandemi covid-19 ini, tetap memerlukan campur tangan dari pemerintah.

"Teknologi telah membuktikan bahwa belajar dan bekerja bisa dari rumah. Tapi pandemi belum tahu kapan akan berakhir. Banyak layanan-layanan publik yang belum tersentuh teknologi. Mudah-mudahan Hakteknas ke-25 bisa mendorong seluruh pelayanan publik bisa diakses melalui teknologi dengan jaringan internet yang cepat dan memadai, termasuk di pelosok-pelosok Bengkulu," ungkap Riri Damayanti.

Tak hanya mengingatkan masih dibutuhkannya peran pemerintah, dalam Harteknas ke-25 ini, Senator Riri mengajak, pemerintah untuk terus meningkatkan upaya pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi milenial agar melek teknologi dan berwawasan luas.

"Saya siap merangkul semua milenial yang berusaha untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi era Industri 4.0 ini dalam sebuah kerjasama. Milenial Indonesia harus bisa menguasai semua teknologi terkini, karena teknologi adalah kunci menuju Indonesia maju dan mandiri," sampai Riri. 

Lebih lanjut Ketua Bidang Tenaga Kerja, Kesehatan, Pemuda dan Olahraga BPD HIPMI Bengkulu ini memberikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah di Bumi Rafflesia yang terus mengupayakan terwujudnya smart city di daerah masing-masing.

"Mari sama-sama kita wujudkan Bengkulu sebagai provinsi pintar yang semua pegawai pemerintahnya, masyarakatnya, ekonominya, kehidupan sosialnya, semua sudah tersentuh dengan kemudahan-kemudahan teknologi," demikian Riri Damayanti.

Untuk diketahui, Hari Kebangkitan Teknologi Nasional telah menjadi tonggak sejarah betapa anak bangsa telah memiliki jiwa Iptek yang inovatif dengan lahirnya produk inovasi nasional yang membanggakan sampai ranah internasional. 

Momen tersebut ditetapkan sebagai peringatan nasional dengan harapan dapat mengingatkan khalayak betapa pentingnya menanamkan perhatian, minat, dan kesadaran seluruh komponen bangsa terhadap pengembangan iptek dan inovasi dalam pembangunan nasional yang berkesinambungan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00