Optimalisasi Layanan Publik,RRI-RAPI Jalin Kerja Sama

BENGKULU, KBRN: Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) dan Radio Antar Penduduk Indonesia, Jumat (10/07), sepakat menjalin kerja sama.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama atau MoU antara pimpinan kedua pihak yang diselenggarakan mulai tingkat pusat sampai ke daerah.

Di Provinsi Bengkulu MoU ditanda-tangani langsung oleh Kepala LPP RRI Bengkulu Edi Ivan dan Ketua RAPI Provinsi Bengkulu Selamat yang dipusatkan di Kantor RRI Bengkulu di Jalan S. Parman, Kota Bengkulu.

Kepala LPP RRI Bengkulu Edi Ivan mengatakan, kerja sama dengan RAPI ini merupakan upaya RRI dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

"Perlu kita ketahui bahwa RAPI itu sama dengan RRI. Dimana-mana ada. Jadi di daerah yang blank spot nantinya anggota RAPI bisa menyampaikan kabar atau informasi yang disiarkan RRI," jelas nya.

Ia menjelaskan, kerja sama ini juga bisa mendorong penyebarluasan informasi yang akurat dan terpercaya bisa makin cepat. Apalagi jumlah reporter RRI terbatas.

Ia menyebut, kerja sama kedua belah pihak terutama lebih ditekankan terhadap kebencanaan. Baik bencana alam maupun bencana non alam seperti pandemi Covid-19 saat ini.

"Misal soal Covid-19, kerja sama ini kita harapkan bisa ikut mengedukasi masyarakat. Contoh di Bengkulu dimana kasusnya terus bertambah. Dengan kerja sama ini kita harapkan bisa menjangkau semakin banyak orang untuk diberikan edukasi," kata dia.

Ketua RAPI Bengkulu Selamet mengatakan jumlah anggota aktif RAPI mencapai 736 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah sampai ke desa-desa.

Selama ini, kata Selamet, anggota RAPI sudah biasa mengabarkan peristiwa bencana, seperti banjir, tanah longsor dan lainnya. Termasuk melaporkan indentitas dan kondisi korban serta jenis bantuan yang diharapkan.

Selamet menandaskan, dengan kerja sama ini maka RAPI akan mengatur jadwal bagi anggotanya untuk aktif setiap harinya. "Harapan kami, apa yang perlu disesuaikan, kita sesuaikan," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00