Harga Pertalite di Bali Turun, Pertamina : Bengkulu Masih Tetap

Pengisian BBM di SPBU

KBRN, Bengkulu : Kendati harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite mengalami penurunan dari Rp. 7.650,- perliter menjadi Rp. 6.450 perliter di Pulau Bali, namun tidak berlaku untuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) termasuk Bengkulu.

“Memang ada penurunan harga BBM jenis pertalite dari harga sebelumnya. Tapi ini berlaku untuk wilayah Bali, dan daerah lainnya seperti Sumbagsel termasuk Bengkulu, tidak mengalami penurunan harga,” ungkap Region Manager Communication & CSR Sumbagsel PT. Pertamina Rifky Rakhman Yusuf, saat dihubungi terkait penurunan harga Pertalite, pada Jumat (10/7/2020).

Rifky juga sempat mempertanyakan harga pertalite bisa turun di wilayah Bali, sedangkan di daerah lain, tidak demikian.

Alhasil, diperoleh keterangan turunnya harga pertalite di Bali karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memiliki program bernama Langit Biru, dalam rangka perayaan hari lingkungan hidup yang dimintai konstribusi dari Pertamina.

Salah satunya bentuk konstribusi tersebut, dengan menurunkan harga khusus Pertalite di Bali, serta juga program untuk meningkatkan penjualan tanpa kumal.

“Untuk di Bengkulu dan Sumbagsel sendiri masih belum ada kerjasama seperti itu,” jelas Rifky.

Lebih lanjut ia menambahkan, sebetulnya penurunan harga BBM jenis pertaliteb tersebut bisa saja turun di Bengkulu, dengan melakukan kerjasama seperti Pemprov Bali. Dimana bisa mengajukan ke PT. Pertamina MOR II Sumbagsel, atau bisa saja membicarakannya dengan General Manager Pertamina perwakilan Bengkulu.

“Jika wacana program kerjasama seperti Bali itu digagas Pemprov, kita siap membantu nantinya,” pungkas Rifky.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00