Polisi Bubarkan Kerumunan: RL Terbanyak, Kaur Paling Minim

BENGKULU, KBRN: Selama pandemi Covid-19 ini Polri telah menggelar sejumlah tindakan untuk memastikan protokol kesehatan dipatuhi oleh masyarakat. Tak terkecuali di wilayah hukum Polda Bengkulu.

Berdasarkan data Pembubaran Kerumunan Penanganan Covid-19 Tahun 2020 Polda Bengkulu, hingga tanggal 27 Mei 2020 tercatat ada 2577 kegiatan pembubaran di 2560 lokasi. Jumlah massa yang dibubarkan mencapai 27409 orang dan melibatkan 9046 personil polisi.

Berdasar wilayah kesatuan, Polres Rejang Lebong merupakan yang terbanyak membubarkan kerumunan, yakni sebanyak 818 kali di 819 lokasi. Jumlah massa yang dibubarkan mencapai 7368 orang.

Tindakan pembubaran kerumunan terbanyak berikutnya terjadi di wilayah hukum Polres Mukomuko, yakni sebanyak 433 kali di 433 lokasi. Melibatkan 1455 personil, massa yang dibubarkan mencapai 4331 orang.

Polres Bengkulu Utara membukukan tindakan pembubaran terbanyak berikutnya, yakni 374 kali dari 375 titik sasaran. Jumlah massa yang dibubarkan mencapai 5184 orang dengan melibatkan 1118 personilnya.

Sementara daerah yang paling minim tindakan pembubaran adalah Kabupaten Kaur. Hanya lima kali tindakan di lima lokasi dengan jumlah massa 400 orang dan hanya menurunkan 36 personil.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Teguh Sarwono MSi melalui Kabid Humas Kombes Pol Sudarno SSos MH mengatakan, pembubaran kerumunan itu adalah salah satu upaya Polri dalam menegakkan disiplin warga agar mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai virus corona.

"Selain itu juga adalah dalam rangka menjalankan Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19," imbuh Sudarno.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00