PMI Bengkulu Semprotkan Desinfektan Kediaman PDP Yang Meninggal

KBRN, Bengkulu : Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu pada Selasa, (26/5/2020) melakukan penyemprotan cairan desinfektan ke rumah Pasian Dalam Pengawasan (PDP) kasus Corona Virus Disease (Covid 19), di Jalan Bandar Raya, Rawa Makmur Permai Kota Bengkulu

Satu orang PDP itu atas nama Tn. AR umur 53 tahun.

“Alhamdulillah tim relawan PMI sudah melakukan penyemprotan cairan desinfektan di kediaman salah seorang warga berstatus PDP yang sudah meninggal di Bandar Raya, Rawa Makmur Permai,” ungkap Wakil Ketua PMI Provinsi Bengkulu Asnawi Alamat, dalam keterangan vicomnya.

Dijelaskan Asnawi, tidak saja rumah salah seorang warga berstatus PDP tersebut, tim juga telah melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah warga yang ada di seputaran jalan Bandar Raya, Rawa Makmur Permai.

Mengingat langkah yang dilakukan pihaknya membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona di lingkungan masyarakat.

“Di Bandar Raya itu ada dua RT dilakukan penyemprotan desinfektan oleh tim relawan PMI. Dengan harapan, dapat mencegah penyebaran penyakit corona di lingkungan masyarakat khususnya Bandar Raya, Rawa Makmur Permai,” terangnya.

lihat juga : Sejumlah Titik Wisata Kondusif Saat Idul Fitri

Lebih lanjut ditambahkan, aksi penyemprotan desinfaktan yang dilakukan pihaknya ini masih akan berlangsung hingga 8 Juli mendatang. Sedangkan untuk tahap selanjutnya, masih menunggu arahan tim gugus tugas Covid 19 dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Aksi penyemprotan yang dilakukan sudah menyasar lebih dari 231 ribu warga se Provinsi Bengkulu dan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga selesainya melakukan aksi ini,” tutup Asnawi.

Sementara untuk diketahui, 1 PDP Kasus Covid 19 yang tinggal di Jalan Bandar Raya, Rawa Makmur Permai Kota Bengkulu, dengan jenis kelamin laki-laki meninggal pada Senin, 25 Mei kemarin dan sudah dimakamkan secara Covid 19 ini, dari hasil rapid test reaktif, dan sudah dilakukan pengambilan swab dan menunggu hasilnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00