Antisipasi Virus Corona, Bandara Fatmawati Bengkulu Dipasangi 'Thermal Scanner'

KBRN, Bengkulu : Mengantisipasi penyebaran virus Corona masuk ke wilayah Bengkulu, pihak Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu mulai meningkatkan pengawasan terhadap setiap penumpang yang datang, dengan dipasang alat pendeteksi panas tubuh (Thermal Scanner).

"Kita (Bandara Fatmawati,red) memperketat pengawasan khususnya terhadap penumpang rute internasional yang baru tiba di Bengkulu, dengan memasang Thermal Scanner," ujar Kepala Seksi Pengendalian Karantina Dan Surveiland Epidiologi ( PKA&SE ) Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Fatmawati Bengkulu, dr. Hamonangan Parhusip, dalam keterangan persnya ketika menyikapi antisipasi Virus Corona masuk ke wilayah Bengkulu, di ruang kantor Media Center Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.

Menurut Hamonang, dengan dipasangkan alat pendeteksi tersebut, seluruh penumpang khususnya dari penerbangan internasional, yang datang akan dipantau suhu tubuhnya.

Mengingat jika suhu tubuh penumpang dimaksud afa yang tinggi, maka orang tersebut akan dikarantina dalam ruang isolasi.

“Dengan alat tersebut, nantinya dengan mudah mengetahui jika ada penumpang yang menunjukkan indikasi suhu tubuh yang tinggi, akan dikarantina dalam ruang isolasi. Begitu juga berpotensi membawa penyakit atau wabah menular, maka penumpang yang bersangkutan akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum M. Yunus Bengkulu untuk dilakukan penangan medis secara serius,” terangnya, Senin, (27/1/2020).

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menambahkan, dalam mengantisipasi penyebaran virus yang mematikan tersebut di Bengkulu, pihaknya menurunkan sedikitnya tim kurang lebih 600 orang, yang tugasnya secara bergantian di fasilitas kesehatan dan juga di lingkungan masyarakat setempat. Guna memantau dan melakukan penanganan jika ada masyarakat yang terindikasi terserang virus dimaksud.

“Tenaga yang kita siapkan itu selain di pusat fasilitas kesehatan juga turun ke masyarakat dengan tersebar di seluruh wilayah kesehatan di Bengkulu. Dengan adanya tim itu, upaya antisipasi dan penanganan bisa lebih cepat lagi. Tapi Bengkulu masih aman dan kita akan jaga tetap bebas virus Corona,” pungkas Herwan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00