Jembatan Darurat Jalinbar Mukomuko Rusak, DPRD Prov. Bengkulu Bakal Tinjau Lapangan

KBRN, Bengkulu : Kerusakan jembatan Belly pada ruas jalan nasional Bengkulu-Sumatera Barat, tepatnya di Air Punggur Kabupaten Mukomuko, memerlukan perbaikan bersifat sesegera mungkin.

Apalagi hampir setiap hari dilaporkan, ada saja pengendara khususnya roda dua terperosok hingga terjatuh, karena kayu yang terpasang sebagai lantai jembatan darurat tersebut, sudah banyak mengalami lapuk sehingga mengalami kerusakan, terutama pada bagian pinggir kiri dan sebagian kanan.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi ketika menyikapi kondisi jembatan belly yang rusak tersebut menyatakan, sesuai dengan mitra kerjanya bidang pembangunan dan infrastruktur, pihaknya sudah memerintahkan anggota komisi, khususnya yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kabupaten Mukomuko untuk meninjau lokasi, termasuk kondisi jembatan lain yang ada pada ruas jalan nasional lintas barat (jalinbar) dimaksud.

Mengingat setelah mengetahui kondisi lapangan, pihaknya akan menjadwalkan untuk melakukan pemanggilan pihak Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) wilayah Bengkulu ini.

“Dari pemanggilan yang akan kita lakukan setelah cek lapangan, disamping ingin mengetahui langkah perbaikan jembatan darurat pada ruas jalinbar Bengkulu-Sumatera Barat itu, termasuk kejelasan pekerjaan jembatan yang informasinya tidak selesai dibangun tahun ini atau diduga kontraktornya one prestasi, dan juga program kerjanya kongkrit untuk tahun 2020 ini. Apalagi jika kondisi demikian tidak ada penanganan secara permanen, selain akan membahayakan pengendara, juga jembatan tersebut dipastikan tidak enak untuk dilalui,” ujar politisi Golkar ini, Jumat, (24/1/2020).

Sementara sebelumnya, Bupati Mukomuko Choirul Huda dalam menyikapi kondisi yang terjadi di lapangan sudah mengadukannya ke pihak Jalan Nasional di Bengkulu. Apalagi rusaknya jembatan darurat pada ruas jalinbar di wilayah Mukomuko tersebut, bukan hanya satu di Air Punggur saja, tetapi juga ada yang lainnya, jika tidak ditangani secara permanen, dikawatirkan akan membahayakan pengendara nantinya.

“Saya sudah melaporkan kepada pihak terkait dan diharapkan bisa segera diperbaiki,” sebutnya.

Dibagian lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 PJN Wilayah 1 Dedy Mardiyanto ketika dikonfirmasi mengaku,penanganan jembatan darurat direncanakan akan berjalan mulai Sabtu besok.  

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polres mukomuko, sambil menunggu persiapan material kayu jembatan dan peralatannya, karena tidak mudah mencari kayu yang bersurat atau legal,” pungkasnya singkat via pesan singkat melalui telpon seluler.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00