Empat Kabupaten di Bengkulu Belum Salurkan BLT Dana Desa

KBRN, Bengkulu : Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Bengkulu mencatat hingga akhir Juli 2022 ada sebanyak 756 desa belum menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan III 2022. Belum disalurkannya BLT tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan melambatnya daya beli masyarakat yang ada di desa. 

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, Syarwan mengatakan, masih ada 756 desa belum menyalurkan BLT triwulan III. Padahal BLT tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa untuk membeli berbagai kebutuhan masyarakat tidak mampu yang ada di desa seperti beras, sayur, dan daging. Namun karena belum disalurkan maka mereka menunda untuk berbelanja. Akibatnya daya beli masyarakat juga menjadi terhambat.

"Banyak masyarakat desa mengharapkan BLT tersebut, tapi ini masih banyak yang belum menyalurkan pada ini sudah masuk triwulan III 2022. Tentu saja membuat daya beli masyarakat desa menjadi terhambat," kata Syarwan, Kamis (18/08/2022). 

Lebih lagi, menurut Syarwan, penyaluran BLT dari dana desa diajukan untuk 3 bulan sekaligus atau per triwulan. Namun hingga triwulan III 2022 masih ada 756 desa di sejumlah Kabupaten di Provinsi Bengkulu yang belum menyalurkan BLT.

"Penyaluran BLT dana desa sekarang bisa sekaligus 3 bulan dicairkan sebesar 900 ribu, ini segera harus cepat dicairkan sehingga masyarakat bisa ada kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan untuk bertahan hidup," ujar Syarwan.

Ia mengaku, pihaknya masih menunggu sampai tanggal 23 Agustus 2022 sehingga berapapun jumlahnya segera ditagihkan dan akan diproses. Lebih lagi saat ini masih ada desa di 4 Kabupaten di Provinsi Bengkulu yakni Kabupaten Rejang Lebong, Mukomuko, Lebong, dan Bengkulu Tengah belum sama sekali menyalurkan BLT dana desa.

"Tolong untuk kepala desa bisa bergerak cepat, batas akhir ditunggu sampai tanggal 23 Agustus jam 15.00 WIB jangan sampe nanti gak bisa cair nanti," tutur Syarwan.

Meskipun masih banyak desa yang belum menyalurkan BLT, namun berdasarkan catatan DJPb Provinsi Bengkulu, ada tiga Kabupaten telah menyalurkan BLT hingga 100 persen yakni Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara dan Seluma. Desa-desa di Kabupaten tersebut hampir setiap triwulannya memiliki kinerja yang baik dalam penyaluran BLT. 

"Ada tiga kabupaten yang selalu 100 persen menyalurkan BLT di Bengkulu yaitu Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, dan Seluma. Saya pikir desa di daerah lain bisa meniru desa-desa yang ada di Kabupaten tersebut," ujar Syarwan. 

Apalagi menurut Syarwan, komposisi penggunaan dana desa untuk BLT pada tahun ini diatur dengan porsi sekurang-kurangnya 40 persen. Selain itu, sebesar 20 persen untuk ketahanan pangan/hewani, 8 persen untuk penanganan Covid-19 dan sisanya sebesar 32 persen untuk prioritas pembangunan desa lainnya.

"Stimulus ini diharapkan dapat menjadi obat yang mujarab dalam mendorong pemulihan perekonomian," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar