Waspada Penyakit TBC, Kenali Gejala dan Pencegahannya

Foto ilustrasi pria sedang batuk

KBRN, Bengkulu : Penyakit TBC (Tuberkulosis) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan infeksi bakteri.

Biasanya TBC pada umumnya banyak menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lain, seperti ginjal, tulang belakang, dan otak.

Direktorat Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia Kementerian Kesehatan RI Kartini Rustandi mengatakan, penularan TBC biasanya dapat dari percikan ludah (droplet) seseorang yang mengidap penyakit tersebut.

"Kalau aktivitas masyarakat TBC itu menular, karena batuknya dan droplatenya itu bisa langsung," ucap Kartini dalam Dialog Interaktif bersama Pro 3 RRI, Sabtu (6/8/2022).

Karena itu, lanjut Kartini, risiko penularan penyakit ini lebih tinggi pada orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC.Ia mengingatkan, untuk setiap orang yang mengidap penyakit untuk mengubah pola kebersihannya. 

"Kalau ada batuk atau bersin bisa tutup dengan kain, kalau tidak ada pakai masker atau tidak bisa menggunakan siku tangan agar air liur tidak menciprat ke orang lain," katanya kembali. 

Sementara itu, Kartini menjelaskan, bahwa secara general gejala umum yang biasa terjadi oleh pengidap TBC berupa :

• Gejala batuk produktif seperti 2-3 minggu yang tidak sembuh, 

• Berkeringat dimalam hari tanpa aktivitas, 

• Nyeri dada, 

• Dahak dengan darah

• Kehilangan nafsu makan

• Penurunan berat badan

• Demam

• Mudah lelah dan lemah  

"Gejalanya batuknya produktif, jadi batuknya berdahak, nantinya pencegahannya akan diambil dahaknya untuk diperiksa," kata Kartini. 

Ditambahkan, pasien mengidap penyakit ini tetap menjaga kesehatan dan juga rajin berolahraga. Karena tidak ada alasan menghindari aktivitas olahraga ditengah penanganan TBC.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar