Mengenal Teh Mangrove yang Diklaim Sebagai Teh Antioksidan

KBRN, Bengkulu; Teh dari tanaman mangrove kini kian populer seiring semakin banyaknya tanaman mangrove di pesisir pantai dan pinggiran daratan.

Tanaman mangrove yang awalnya ditujukan sebagai sabuk pelindung dari ancaman abrasi laut hingga tsunami kini juga dimanfaatkan secara ekonomi.

Di Bengkulu sejumlah hutan mangrove penghasil teh berada di kelurahan Sumber Jaya. Serta di kawasan hutan Mangrove jenggalu dengan sebutan Jematea, atau Jenggalu Mangrove Tea.

Pembina wisata Manggrove Jenggalu Riffi mengatakan teh dibuat dari daun mangrove pilihan, kemudian dicuci bersih lalu di potong potong atau diiris halus serta ditumbuk, kemudian dijemur hingga mengering dan dikemas dalam kemasan. Teh daun mangrove bahkan dipercaya sebagai teh antioksidan yang mampu mencegah kanker.

"kalo kita lihat sejumlah studi menyebut daun mangrove itu bermanfaat mencegah kanker, karena kandungan anti oksidan yang tinggi serta mempunyai manfaat penangkal radikal bebas" ungkapnya.

Teh mangrove asal hutan mangrove Jenggalu ungkapnya akan dipresentasikan langsung di kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan dukungan dari sejumlah pihak seperti BKSDA, Dinas LHK dan sejumlah organisasi pemerintah dan swasta lainnya.

Teh mangrove nantinya akan menjadi salah satu oleh oleh khas Bengkulu dan menjadi salah satu bentuk edukasi positif kepada masyarakat, karena penyelamatan lingkungan juga bisa memberikan manfaat ekonomi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar