Kemenko PMK Dorong Percepatan Pembangunan Kawasan Kota Terpadu Mandiri Lagita

Kemenko PMK meninjau Kawasan KTM Lagita di Bengkulu Utara

KBRN, Bengkulu : Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, mendorong percepatan pembangunan kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTP) Lagita Kabupaten Bengkulu Utara sebagai salah satu kawasan prioritas nasional.

Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK, Sudirman mengatakan kawasan KTM Lagita merupakan satu dari 52 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional yang saat ini telah masuk dalam kategori kawasan berdaya saing.

“Sengaja kami mengajak beberapa kementerian/lembaga terkait kebijakan transmigrasi datang ke Bengkulu Utara melihat langsung kondisi perkembangan kawasan dan masyarakat di KTM Lagita,” terangnya saat berkunjng ke Bengkulu Utara, kemarin (1/7/2022).

Perkembangan Kawasan Transmigrasi Lagita yang sinonim dengan Kecamatan Lais, Giri Makmur dan Ketahun, mempunyai luasan 99.000 Hektare dengan jumlah penempatan transmigran lebih dari 30.000 kepala keluarga.

“Kami terus memberikan dukungan dan bersinergi untuk mewujudkan penyelenggaran fokus pada peningkatan sumberdaya manusia, pemenuhan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Deputi Kemenko PMK.

Oleh karenanya, lanjut Sudirman, pihaknya terus memfasilitasi terwujudnya penandatanganan berita acara kesepakatan dukungan penyelengaraan transmigrasi oleh kementerian/lembaga terkait sehingga menjadi pendorong untuk mempermudah terwujudnya integrasi dan sinergi program/kegiatan daerah.

“Saya berharap semua dapat berkontribusi aktif dan berinovasi melakukan kerjasama dengan semua pihak,” sampainya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara Mian memaparkan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melaksanakan pembangunan dengan menggunakan pendekatan (konsep) kawasan.

Sebagaimana kawasan transmigrasi KTM Lagita yang diharapkan akan menjadi pusat pertumbuhan baru yang dapat melayani seluruh aktivitas masyarakat.

“Kami berharap dua tahun terakhir 2023 – 2024, kita dapat lompatan yang strategis, dari kawasan tumbuh baru bisa dirasakan oleh masyarakat menjadi bagian ekonominya barometer di Bengkulu Utara,” ujar Mian.

Adapun beberapa usulan yang disampaikan kepada Deputi dan Dirjen yakni terkait usulan penyediaan sarana dan prasarana RSUD KTM Lagita, lanjutan tahap pembangunan Islamic Center, rencana pembangunan SMK Maritim, dan pembangunan sport center.

"Serta rencana pengembangan pusat perbelanjaan pada KPB KTM Lagita dan pembangunan infrastruktur di Bengkulu Utara,” terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar