Bisakah Menentukan Kelamin Bayi saat Hamil

ilustrasi gambar bayi

KBRN, Bengkulu : Banyak pasangan suami istri yang ingin memiliki keturunan. Hal ini mendorong untuk melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan kehamilan. Selain kehamilan itu sendiri, nyatanya banyak pasangan yang menginginkan jenis kelamin tertentu untuk sang bayi kelak.

Berbagai metode bisa kamu lakukan untuk mencoba mendapatkan jenis kelamin yang diinginkan. Tidak ada salahnya simak berbagai fakta untuk menentukan jenis kelamin bayi saat hamil berikut ini!

Bisakah Menentukan Kelamin Bayi? 

Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya terlahir dengan kondisi sehat. Saat mengetahui kehamilan, biasanya orang tua akan menunggu waktu yang tepat untuk memastikan jenis kelamin bayi dalam kandungan. 

Namun, ada juga orangtua yang sudah menginginkan jenis kelamin tertentu sebelum istri menjalani kehamilan. Nah, tidak ada salahnya kamu cari tahu mengenai proses menentukan jenis kelamin bayi yang bisa dilakukan sebelum menjalani kehamilan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa membantu untuk menentukan jenis kelamin bayi saat hamil:

Perhatikan Waktu saat Melakukan Hubungan Intim

Sel telur wanita memiliki kondisi yang lebih kuat dibandingkan dengan sperma. Sehingga saat kamu melakukan hubungan intim beberapa hari sebelum ovulasi, hal ini bisa meningkatkan peluang untuk mendapatkan bayi dengan jenis kelamin perempuan. 

Sedangkan, sperma pria bisa berenang lebih cepat setelah masa ovulasi. Oleh karena itu, saat kamu berhubungan intim di masa ovulasi atau beberapa hari setelah ovulasi, maka ini diduga bisa meningkatkan peluang kehamilan dengan jenis kelamin bayi laki-laki.

Kenali Beberapa Teknik yang Bisa Dilakukan

Ada beberapa metode yang bisa dilakukan, seperti:

Metode pertama dinamai Ronald Ericsson, sesuai dengan pencetusnta. Metode ini bertujuan memisahkan sperma yang menghasilkan anak laki-laki berenang lebih cepat dibandingkan dengan sperma yang menghasilkan anak perempuan. Metode ini bisa digunakan pada proses inseminasi buatan.

Metode ini bisa digunakan oleh pasangan yang menginginkan anak berjenis kelamin laki-laki. Bahkan, metode ini diklaim bisa memiliki keberhasilan sebesar 70 hingga 75 persen.

Selanjutnya ada teknik diagnosis genetik preimplantasi. Metode ini dilakukan dengan menanamkan satu sperma kepada sel telur dalam proses infertilisasi in vitro yang dikenal dengan injeksi sperma intracytoplasmic. Sel embrio yang sedang berkembang akan ditentukan jenis kelaminnya sebelum ditempatkan pada rahim ibu.

Mengubah Pola Makan

Meskipun belum ada bukti secara klinis, tetapi pola makan yang dijalankan oleh ibu maupun ayah sebelum kehamilan bisa memengaruhi jenis kelamin bayi. Jika kamu ingin memiliki bayi berjenis kelamin laki-laki, sebaiknya perbanyak mengonsumsi buah dan sayur, perbanyak asupan makanan dengan kandungan potasium, makanan dengan kandungan alkalinitas tinggi, dan hindari produk susu.

Sedangkan, untuk mendapatkan bayi berjenis kelamin perempuan, kamu disarankan untuk banyak mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung magnesium, seperti kacang-kacangan, hingga sayuran hijau. 

Itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat akan menentukan jenis kelamin bayi yang diinginkan. Namun, masih perlu dilakukan penelitian lebih banyak untuk memastikan keefektifan dari cara-cara tersebut. 

@Halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar