Kades Dituntut Tingkatkan Manajemen Pemerintahan Desa

KBRN, Bengkulu : Yayasan Bangun Indonesia Baru (Biru) menggelar pelatihan manajemen pengelolaan desa untuk para kepala desa dan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Rejang Lebong, di hotel Santika Jumat (1/7/2022).

Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah dalam pembukaannya menyampaikan, acara ini sebagai bentuk peningkatan kapasitas sumberdaya manusia aparatur pemerintahan desa.

Ada begitu banyak masalah dalam pengelolaan dan penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya antara kepala desa dan BPD salah satunya teknis pengelolaan dana desa. 

Terdapat 1.341 desa di Provinsi Bengkulu masih banyak tata kelola pemerintahan desa yang bermasalah dan tidak bersinergi, sehingga program pembangunan desa sering kali tidak berjalan efektif dan optimal. 

“Masih banyak masalah dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, antara Kepala Desa dan BPD perlu disinkronkan sehingga pembangunan dan kemajuan desa dapat terlaksana,” ungkap Rosjonsyah.

Ketua Yayasan Biru Andy Wijaya menambahkan, kurang bersinerginya antara Kepala Desa dan BPD yang selama ini sering kali terjadi karena kurangnya pemahaman tentang tugas, pokok dan fungsi dari masing–masing penyelenggaraan pemerintah desa. Apalagi berkaitan dengan pengelolaan keuangan desa. 

“Supaya antara kepala desa dan BPD dapat memahami tupoksinya masing–masing, sehingga dapat bersinergi dalam penyelenggaran pemerintahan desa khususnya dalam memanajemen pengelolaan keuangan untuk pembangunan desa,” jelas Andi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar