133 Warga Bengkulu Terjangkit DBD Selama Juni

Kepala Dinkes Provinsi Bengkulu Herwan Antoni

KBRN, Bengkulu : Sebanyak 133 orang warga di Provinsi Bengkulu terjangkit demam berdarah dengue (DBD) pada Juni 2022. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan terjadi peningkatan kasus selama periode tersebut disebabkan perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang meningat selama musim penghujan. 

"Kasus DBD dipengaruhi perkembangbiakan nyamuk aedes aegypty yang memang lebih meningkat di musim seperti ini," kata Herwan, Jumat (1/7/2022). 

Herwan mengatakan kasus yang dilaporkan Dinkes terjadi di seluruh Provinsi Bengkulu seperti di Kabupaten Kaur sebanyak 9 kasus, 12 kasus di Kabupaten Bengkulu Selatan, dan 21 kasus di Kabupaten Seluma.

Lalu 31 kasus di Kota Bengkulu, 13 kasus di Bengkulu Tengah, 4 kasus di Kepahiang, 8 kasus di Rejang Lebong, 9 Kasus di Lebong, 20 kasus di Bengkulu Utara dan 6 kasus di kabupaten Mukomuko.

"Tertinggi di Kota Bengkulu sebanyak 30 kasus dan kasus terendah di Kepahiang dengan 4 kasus," lanjutnya.

Dari jumlah yang ada pada periode ini kata Herwan tidak begitu signifikan yakni bertambah 6 kasus dari sebelumnya yang hanya 127 kasus. 

Kendati demikian ia meminta Dinkes kabupaten/kota untuk menerapkan pencegahan DBD dengan memberikan pola 3M kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.  

"Masyarakat harus tanggap dengan melakukan pola hidup sehat terhadap lingkungan seperti menguras penampungan air, menutup genangan air dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung genangan air," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar