Ini Cara Menyimpan Makanan Sisa agar Tidak Keracunan

KBRN, Bengkulu : Salah menyimpan makanan bisa berbahaya, karena bisa menyebabkan zat di dalamnya berubah menjadi racun.

Jika dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh, risiko terjadinya keracunan hingga munculnya gejala penyakit sulit untuk dihindari.

Penting mengetahui cara menyimpan makanan sisa dengan aman. Terlalu banyak membuat makanan atau sengaja menyisakannya mungkin menjadi kebiasaan bagi sebagian orang.

Biasanya, hal ini dilakukan agar lebih praktis dan ingin mengonsumsi makanan lebih dari sekali makan.

Hal ini sah-sah saja dilakukan, akan tetapi, pastikan untuk menyimpan makanan sisa dengan cara yang tepat. 

Ini Cara Menyimpan Makanan Sisa

Jika dilakukan dengan cara yang salah, menyimpan makanan sisa bisa menyebabkan kandungan nutrisi dan kualitasnya terganggu.

Bahkan, hal ini bisa menyebabkan zat dalam makanan berubah menjadi racun dan berbahaya jika masuk ke dalam tubuh. Kalau sudah begitu, bukannya mengurangi pengeluaran, menyimpan sisa makanan justru bisa memicu gangguan kesehatan. 

Nah, agar terhindar dari hal-hal tersebut, ketahui cara menyimpan makanan sisa yang benar, yaitu : 

Segera Simpan Setelah makanan matang, jangan terlalu lama membiarkannya di ruangan terbuka.

Sebab hal ini bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri pada makanan dan membuatnya menjadi lebih mudah basi.

Disarankan menyimpan makanan segera, tidak lebih dari 2 jam setelah dimasak. 

Simpan di Dalam Kulkas 

Agar kualitas makanan tetap terjaga dan menghindari keracunan, simpan makanan sisa di dalam kulkas.

Suhu dalam lemari es, yaitu di bawah 5 derajat Celsius, akan membuat makanan aman disimpan setidaknya selama 3 hari. 

Pisahkan Jenis Makanan 

Saat menyimpan makanan, disarankan untuk memisahkan beberapa jenis makanan untuk menghindari kontaminasi. Jangan menyimpan daging berdekatan dengan jenis makanan yang mudah basi. 

Selain itu, memberi jarak antar wadah penyimpanan juga akan menjaga suhu dingin di dalam kulkas tersebar merata. Maka dari itu, hindari mengisi kulkas terlalu padat atau penuh.

Tutup wadah penyimpanan makanan dengan rapat, terutama daging. Beri Label Keterangan Biar lebih aman, selalu beri label atau keterangan pada wadah makanan sisa yang disimpan.

Hal ini membantu mengetahui sampai kapan makanan bisa disimpan. Tuliskan label dengan keterangan jenis makanan, tanggal dimasak, atau tanggal disimpan.

Hal ini memudahkan untuk mengetahui makanan sisa yang sudah kedaluwarsa, sehingga bisa dikonsumsi terlebih dahulu atau tidak lagi dikonsumsi jika sudah terlalu lama disimpan. 

Menjaga Kebersihan 

Hal lain yang tidak kalah penting saat menyimpan makanan sisa adalah menjaga kebersihan. Baik kebersihan wadah penyimpanan yang digunakan, maupun kebersihan kulkas dan dapur. 

Mengolah Makanan untuk Dikonsumsi Lagi 

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara mengonsumsi lagi makanan yang sudah disimpan di kulkas?

Selama makanan tidak basi dan belum terlalu lama disimpan, cukup menghangatkannya kembali sebelum dimakan.

Selama disimpan dan dihangatkan dengan cara yang benar, makanan sisa cukup aman untuk dikonsumsi lagi. 

Agar tidak keracunan bakteri yang mungkin terdapat dalam makanan, hangatkan terlebih dahulu pada suhu lebih dari 70 derajat Celcius. Panaskan makanan dalam waktu beberapa menit, tetapi jangan terlalu lama.

Sebab, semakin lama terkena panas, nutrisi dalam makanan akan semakin mungkin berkurang bahkan hilang. Itulah cara menyimpan makanan sisa yang aman, sehingga tidak berisiko menyebabkan keracunan.

Selain menghindari konsumsi makanan yang berbahaya, hindari juga risiko terjadinya penyakit dengan menerapkan gaya hidup sehat dan lengkapi juga dengan konsumsi multivitamin khusus. 

@halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar