Perluasan TPA Kota Bengkulu Belum di Tahun 2022

KBRN, Bengkulu: Rencana perluasan areal Tempat Penampungan Akhir – TPA Sampah di Air Sebakul, masih menjadi pembahasan di jajaran Pemerintah Kota Bengkulu yang sampai saat ini belum ada keputusan untuk merealisasikannya kendati kondisi TPA itu sudah melebihi kapasitas.

Sebelumnya, direncanakan di tahun 2022 ini pembelian lahan warga di sekitaran TPA akan direaliasikan namun dikatakan Kepala DLH Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah saat ini pihaknya masih melakukan persiapan kelengkapan dokumen dan syarat penunjang lainnya.

“Dokumen masih dipersiapkan, mulai dari rencana pembelian lahan misalnya data umum luasan lahan, status kepemilikan, status surat menyurat termasuk Nilai Jual Objek Pajak – NJOP lahan yang akan dibeli.” ungkap Medy kepada RRI, Sabtu (21/5/2022).

Dari pendataan DLH Kota Bengkulu, menurut Medy luasan tanah yang rencananya akan dibeli sekitar 4,5 hektar yang dimiliki 4 orang warga dengan estimasi harga berkisar Rp4,5 – 5miliar.

“Kami akan kembali mengusulkan sehingga pembelian lahan ini bisa dilakukan tahun depan,” ujarnya.

Penambahan luasan areal TPA Air Sebakul ini dinilai penting, mengingat sejak lama kondisinya sudah melebihi daya tampung dengan volume sampah rumah tangga yang masuk ke TPA 150 – 250 ton per hari. Sementara dari pembagian empat area di TPA dengan total luasan 6,8 hektar saat ini/ yakni Area A, B, C dan D, yang tersisa hanya di area A dan sedikit lagi di area B yang diatur untuk tempat penampungan sampah.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar