Targetkan 99,7 Persen Pencatatan Sipil untuk Hindari Data Anomali

Kabid PIAK Dukcapil Provinsi Bengkulu Taslim Asri

KBRN, Bengkulu : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Bengkulu menargetkan pencapaian administrasi kependudukan khususnya perekaman kartu tanda penduduk (KTP) se-Provinsi Bengkulu sebanyak 99,7 persen di tahun 2022 ini. 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dukcapil Provinsi Bengkulu, Taslim Asri mengatakan target tersebut untuk pemutakhiran data kependudukan yang saat ini terus mengalami perubahan. 

"Perekaman dan pendataan kependudukan untuk pemutakhiran. Sebab sejauh ini masih ada data anomali," katanya, Kamis (19/5/2022).

Data anomali dimaksud, kata Taslim, disebabkan adanya pendataan dan perekaman namun penduduk yang tercatat sudah berpindah tempat.

"Data anomali merupakan data penduduk yang tidak lazim dan belum diketahui kebenarannya, misalnya berkaitan dengan kematian, kepindahan penduduk dan pemutakhiran data yang tidak dilaporkan," kata dia.

Kemudian pada data nonaktif, lanjut Taslim yakni alamat yang tidak menunjukkan tempat tinggal, perekaman ganda KTP el, data tampungan atau jumlah anggota keluarga tidak wajar, nama yang tidak wajar, status yang tidak wajar dan tidak diperbarui, NIK yang tidak sesuai kaidah dan tanggal lahir yang tidak valid sehingga menjadi penyebab data ganda.

Dia menjelaskan saat ini jajarannya berupaya agar data anomali kependudukan berkurang. Salah satunya dengan menyampaikan kepada masyarakat agar memperbarui atau pemutakhiran data diri.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang belum mengurus data kependudukan diimbau segera mengurus sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Kami harap data anomali bisa berkurang hingga ketercapaian data kependudukan 100 persen," demikian Taslim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar