Kerusakan Jalan 3 Km di Bengkulu Utara Tanggungjawab Perusahaan

BENGKULU, KBRN: Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Heri Jerman menegaskan, jalan yang rusak di wilayah Bengkulu Utara, tepatnya di Desa Gunung Payung, Kecamatan Pinang Raya, adalah akibat aktivitas pertambangan di sana. Perusahaan harus bertanggung jawab.

"Kasus ini sedang dilakukan proses negosiasi dengan pemerintah provinsi, perusahaan tambang berjanji akan mengganti jalan yang telah dirusak tersebut, bila tidak segera ditindak lanjuti maka akan kita pidanakan perusahaan tambang tersebut," kata Heri Jerman, Selasa (17/5). 

Penegaskan Heri Jerman itu disampaikan menjawab pertanyaan wartawan di acara Penyuluhan Hukum Kejati Bengkulu di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bengkulu yang juga dihadiri Gubernur Rohidin Mersyah.

Heri mengatakan, pihak perusahaan diberi tempo dua bulan untuk merealisasikan janjinya. Jika dalam tempo dua bulan ini tidak terealisasi, maka dengan terpaksa perusahaan tambang itu dipidanakan.

Diketahui sepanjang 3 kilometer jalan milik Provinsi Bengkulu tak dapat dimanfaatkan karena dikeruk perusahaan batubara di Desa Gunung Payung, Kecamatan Pinang Raya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu sejak tahun 2018.

Sebagai kompensasi, perusahaan mengganti jalan itu dengan jalan yang buruk, berdebu dan tak diaspal dan membahayakan karena berdampingan dengan jalan utama milik tambang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar