Agar Bebas dari Tahanan, Bupati Mukomuko Jamin 40 Warganya

BENGKULU, KBRN: Empat puluh petani di Kabupaten Mukomuko yang ditetapkan sebagai tersangka pencurian tandan buah segar (TBS) sawit dan ditahan oleh Polres Mukomuko tampaknya akan segera dibebaskan atau keluar dari sel. Pasalnya, mereka telah mendapat jaminan Pemkab setempat.

"Atas nama Pemkab, kepala daerah menjamin mereka. Semoga dalam waktu dekat mereka bisa keluar dan kembali berkumpul bersama keluarga karena mereka umumnya adalah kepala dan tulang punggung keluarga," kata Bupati Mukomuko Sapuan.

Bupati Sapuan mengatakan, keputusan memberikan jaminan itu dilakukannya setelah berkoordinasi dengan Gubernur, Kapolda dan Kapolres Mukomuko pada Selasa, 17 Mei 2022 di Bengkulu.

Ia menjelaskan, lahan dimana petani memanen sawit itu memang merupakan HGU suatu perusahaan. Perusahaan itu juga yang menanam sawit, bukan warga setempat. Namun warga meminta agar ada reformasi agraria terkait lahan tersebut.

Kata Sapuan, sesuai dengan Perpres Nomor 86 Tahun tahun 2018 tentang Reforma Agraria, sebenarnya persoalan ini sedang ditangani tim GTRA sejak tahun 2021. Pemda Mukomuko sedang bekerja untuk menyelesaikan masalah ini. Dan berhenti sebentar karena lebaran.

"Lalu ada musibah begini sehingga kami berharap masyarakat kita itu bisa dibebaskan dengan adanya jaminan dari Pemerintah Daerah sembari kita juga menyelesaikan persoalan reformasi agrarianya," kata Sapuan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar