Tips untuk Mencegah Kolesterol Naik Pasca Lebaran

KBRN, Bengkulu : Hari Raya Lebaran menjadi momen silaturahmi setelah menjalani puasa satu bulan penuh.

Tidak lengkap rasanya jika melewatkan Hari Raya tanpa acara tanpa makan-makan. Namun kamu perlu waspada, sebab menu makanan yang wajib di Hari Lebaran (seperti opor, gulai, rendang, dan makanan lainnya), kerap kali memicu kolesterol naik.

Oleh karena itu, oenting untuk mulai mempersiapkan cara mencegah kolesterol naik pasca lebaran. Kadar kolesterol yang terlampau tinggi lama-kelamaan bisa menumpuk di pembuluh darah, sehingga dapat menyumbat dan mengganggu aliran darah.

Tak cuma itu saja, menumpuknya kadar kolesterol bisa menyebabkan dinding pembuluh darah menyempit, melemah, bahkan rusak.

Lantas, bagaimana sih mencegah kolesterol naik pasca lebaran? Cara Mencegah Kolesterol Naik setelah Lebaran

Hati-hati, menumpuknya kadar kolesterol (plak) bisa memicu timbulnya bekuan darah. Nah, bekuan darah ini bisa menyumbat aliran darah ke jantung dan memicu serangan jantung, bahkan kematian mendadak. Lalu, bagaimana cara mencegah kolesterol naik pasca lebaran? 

1. Kurangi Asupan Lemak Jenuh

Cara mencegah kolesterol tinggi pasca lebaran juga bisa dengan mengurangi makanan yang kaya lemak jenuh. Lemak jenuh banyak ditemukan dalam daging merah dan produk susu berlemak penuh, yang dapat meningkatkan kolesterol tubuh. Mengurangi konsumsi lemak jenuh dapat mengurangi kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

2. Kurangi Lemak Trans

Lemak trans sering digunakan dalam margarin dan kue, kerupuk, dan kue yang dibeli di toko. Hati-hati, lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan.

3. Batasi Makanan yang Mengandung Kolesterol

Usahakan untuk mengonsumsi kurang dari 200 miligram kolesterol setiap hari untuk mencegah kolesterol naik. Kolesterol ada dalam makanan hewani, seperti hati dan jeroan lainnya, kuning telur, udang, dan produk susu murni.

4. Konsumsi Omega-3

Cara mencegah kolesterol naik pasca lebaran juga bisa melalui asupan makanan yang kaya asam lemak omega-3. Asam lemak omega-3 tidak memengaruhi kolesterol LDL. Namun, makanan ini memiliki manfaat kesehatan jantung lainnya, termasuk mengurangi tekanan darah. Kamu bisa mendapatkan asam lemak omega-3 dari salmon, mackerel, herring, kenari, dan biji rami.

5. Perbanyak Serat Larut

Serat larut dapat mengurangi penyerapan kolesterol ke dalam aliran darah. Serat larut dapat ditemukan dalam makanan seperti oatmeal, kacang merah, kubis Brussel, apel, dan pir.

6. Makan Banyak Buah dan Sayuran

Pola makan yang kaya buah dan sayuran bisa meningkatkan senyawa penting penurun kolesterol dalam makanan kamu. Senyawa yang disebut stanol tanaman atau sterol, bekerja dengan cara yang sama seperti serat larut dalam menurunkan kolesterol. 

7. Rutin Berolahraga

Rutin berolahraga dapat mencegah dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Aktivitas fisik sedang dapat membantu meningkatkan kolesterol high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Oleh sebab itu, cobalah rutin berolahraga setidaknya 30 menit lima kali seminggu, atau aktivitas aerobik yang kuat selama 20 menit tiga kali seminggu.

8. Batasi Asupan Garam

Membatasi konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi juga merupakan bagian dari pola makan untuk mencegah kolesterol naik.

Usahakan untuk mengonsumsi natrium (garam) tidak lebih dari 2300 miligram (sekitar 1 sendok teh garam) dalam sehari.

Membatasi asupan garam tidak akan menurunkan kolesterol, tapi bisa menurunkan risiko penyakit jantung dengan membantu menurunkan tekanan darah kamu. Kamu bisa mengurangi asupan garam dengan memilih makanan yang rendah garam atau tidak menambahkan terlalu banyak garam saat memasak.

Perlukah Minum Obat?

Lantas, bagaimana bila cara-cara di atas tidak ampuh mencegah kolesterol tinggi pasca lebaran?

Sebenarnya ada cara mengatasi kolesterol tinggi yang tak harus selalu melalui obat-obatan.

Di tahap awal, biasanya dokter akan menyarankan pengidapnya untuk mengadopsi pola hidup sehat.

Pengidapnya perlu menjalani pola makan sehat bergizi seimbang (minim lemak), rutin berolahraga, berhenti merokok atau mengonsumsi alkohol.

Namun, jika kolesterol tetap meningkat, maka mungkin dokter akan meresepkan obat-obatan untuk membantu menurunkan kolesterol.

Menurut ahli di National Health Service UK, pengidap kolesterol tinggi memerlukan obat-obatan untuk menurunkan kolesterol bila:

Kadar kolesterol tidak turun setelah mengubah pola makan dan gaya hidup.

Pengidap kolesterol tinggi yang berisiko tinggi mengalami serangan jantung atau stroke.

Nah, saat mengonsumsi obat penurun kolesterol, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh pengidapnya.

Pasalnya, bila obat penurun kolesterol tidak diminum sesuai resep atau anjuran dokter, mungkin obat tersebut tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. 

@halodoc

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar