Sepanjang 2021, Imigrasi Bengkulu Terbitkan 1.955 Paspor dan 2 Ditolak

KBRN, Bengkulu : Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Bengkulu melalui Kantor Imigrasi (Kanim) kelas 1 TPI Bengkulu telah menerbitkan sebanyak 1.955 paspor ditambah 2 penolakan penerbitan paspor sepanjang tahun 2021 lalu.

Selain itu juga mengeluarkan perpanjangan izin tinggal sebanyak 129 orang, penerbitan izin tinggal terbatas sebanyak 114 orang.

"Banyaknya masyarakat yang mengajukan pembuatan paspor, perpanjangan izin tinggal dan penerbitan izin tinggal terbatas ini, menandakan perekonomian di Bengkulu sudah bergerak kembali, meski di tengah pandemi Covid 19. Sedangkan adanya 2 penolakan karena kurang persyaratannya," ungkap Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Imam Jauhari didampingi sejumlah Kadiv dan Kepala Kanim Kelas 1 TPI Bengkulu Murdo Danang Laksono, seusai mengikuti upacara puncak Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke 72 secara zoom meeting dan pemotongan tumpeng di Kanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu.

Menurut Imam, di usia 72 tahun Imigrasi semestinya sudah matang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Terlebih dalam peringatan kali ini yang mengambil tema, "Bangkitnya Pelayanan  Revitalisasi Penegakan Hukum dan Keamanan Untuk Negara."

Khusus bangkitnya pelayanan diakui, jajarannya hadir di tengah masyarakat, dalam pembuatan paspor.

"Jajaran kita siap memberikan layanan dengan datang langsung ke tengah-tengah masyarakat, tanpa harus ke Kantor Imigrasi asalkan memenuhi syarat, mengumpulkan minimal 50 orang. Termasuk dalam revitalisasi penegakan hukum, di Bengkulu sendiri sejauh ini tak ada lagi pelanggaran hukum keimigrasian, terutama mengenai izin tinggal, kitab, itas dan sebagainya. Tapi yang jelas sesuai aturan, setiap orang yang akan membuat paspor wajib sudah vaksinasi," ujarnya pada Kamis, (27/1/2022).

Dalam pengawasan orang asing, lanjut Imam, jajarannya sudah bekerjasama dengan seluruh steak holder di daerah ini, melalui tim pora yang berjumlah 86 orang perkabupaten/ kota dan sebanyak 356 orang tingkat kecamatan. Apalagi jumlahnya di Bengkulu saat ini sebanyak 286 orang, Tenaga Kerja Asing (TKA) sebanyak 243 orang, Warga Negara Asing (WNA) izin tinggal sebanyak 263 orang, orang asing izin tinggal tetap sebanyak 23 orang, serta deportasi 1 orang.

"Deportasi dilakukan karena terjadi penyalahgunaan izin dari WNA tersebut. Makanya dalsm rangka pengawasan akan kita tingkatkan lagi pada tahun ini, kendati tahun lalu belum menemukan pelsnggaran," katanya.

Senada Kakanim Kelas 1 TPI Bengkulu Murdo Danang Laksono menambahkan, dengan usia 72 tahun Imigrasi, pihaknya siap memberikan pelayanan keimigrasian penuh tanggung jawab, selalu semangat dan berinovasi dalam bekerja, sehingga kehadiran mereka dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bengkulu.

Sementara rangkaian HBI ke 72 di Bengkulu, diisi berbagai kegiatan, diantaranya, mengunjungi ASN Imigrasi, donor darah, seminar bedah buku, tali kasih dengan anak panti asuhan, filun bike dan ditutup upacara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar