FOKUS: #CORONA

Temuan Kasus dan Vaksin Lansia Rendah, Kota Bengkulu Naik Level PPKM 2

KBRN, Bengkulu: Temuan kasus Covid 19 per 11 Januari 2022 lalu di Kota Bengkulu dan rendahnya pencapaian vaksin Covid 19 untuk kalangan lanjut usia (Lansia) di Kota Bengkulu dengan persentase dibawah 60 persen, menjadikan level Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat – PPKM di Kota Bengkulu naik ke level 2.

Dikatakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati keputusan peningkatan level PPKM itu berlaku mulai tanggal 18 sampai 31 Januari 2022 sesuai instruksi Mendagri nomor 04 tahun 2022 tertanggal 17 Januari 2022 lalu.

“Memang sekian lama Kota Bengkulu tidak ada kasus Covid, tiba-tiba di tanggal 11 Januari ada satu kasus baru. Ini juga yang menjadikan level PPKM kita naik dari satu ke dua. Disamping juga karena persentase vaksin lansia kita lambat sekali,” ujarnya, Jumat (21/1).

Kota Bengkulu menjadi satu-satunya wilayah di Provinsi Bengkulu yang ditetapkan naik level 2 sementara Kabupaten lainnnya masih berada di level 1.

Dengan pemberlakuan PPKM Level 2 di Kota Bengkulu, Nelli Hartati mengatakan untuk kegiatan masyarakat kembali dilakukan pengaturan seperti sebelumnya. Diantara aturan itu memuat tentang pembatasan kegiatan perkantoran dengan persentase kerja dari rumah 50 persen dan kerja di kantor 50 persen, pelaksanaan kegiatan pada di pusat perberlanjaan, mall atau pusat perdagangan dibatasi sampai jam 21 WIB serta melakukan pembatasan kapasitas pengunjung.

Sementara menjawab terkait penyebaran covid 19 di Kota Bengkulu, sampai kemarin belum ada penambahan kasus baru. Demikian dengan sampel positif covid 19 yang telah dikirimkan ke Litbangkes Jakarta beberapa waktu lalu, menurut Nelli Hartati sampai saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi terkait varian covid.

Namun dikatakan, untuk penelusuran kasus itu, sudah dilakukan tracing terhadap 50 orang yang terlibat kontak langsung dengan yang bersangkutan dan dinyatakan negative covid 19. (Lns)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar