Polda Fasilitasi Vaksin Covid-19 Bagi Anak dan Lansia

BENGKULU, KBRN: Program vaksinasi bagi anak dan lansia di Kota Bengkulu digelar belum lama ini oleh Polda Bengkulu. Vaksinasi ini dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah memutus mata rantai Covid-19, terutama bagi anak-anak dan mereka yang sudah lanjut usia.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Agung Wicaksono kepada RRI menjelaskan, ada sekitar 1500 peserta yang disasar dalam kegiatan yang dipusatkan di halaman parkir Gedung Adem Mapolda Bengkulu tersebut. Mereka merupakan anak-anak sekolah, baik sekolah negeri maupun pesantren. Termasuk anak-anak anggota Polri.

Agung menambahkan, vaksinasi bagi lansia juga digelar karena khusus di Kota Bengkulu, jumlah lansia yang sudah menerima vaksin belum mencapai target minimal yakni 60 persen. Menurut Agung, vaksin bagi anak-anak semestinya dilaksanakan setelah target lansia terpenuhi. 

"Sasaran kita 1.500 peserta, mayorutas anak-anak, tapi lansia juga ada karena belum 60 persen, tapi kalau nunggu lansia, takutnya anak-anaknya tak kunjung divakin. Tapi ini khusus untuk di Kota Bengkulu. Kalau di sembilan kabupaten, target lansia sudah tercapai," jelasnya.

Agung menambahkan, pencegahan penularan Covid-19 merupakan tugas bersama. Bukan tugas Polri dan TNI semata. Karena itu, ia menegaskan Polri dan TNI tak punya target sendiri-sendiri. Target vaksin, kata dia, adalah target bersama, yakni 100 persen pada April 2020 mendatang.

"Ini tugas bersama, bukan khusus Polri. Kebetulan saja tempatnya di sini," imbuhnya.

Terkait pelaksanaan vaksin lanjutan atau booster, Agung mengatakan tergantung Dinas Kesehatan. Meski sudah resmi dilaunching pada 12 Januari 2022 lalu, Agung menyebut saat ini pelaksanaan vaksin booster masih dalam proses.

"Untuk Polri, kita ikuti aturan. Kalau dinas kesehatan acc, kita laksanakan. Jadi juga menunggu," tandasnya.

Seorang anak yang ikut vaksin bernama M. Rakka Ar-Rayyan kepada RRI mengaku tahu ada kegiatan vaksin di Polda ini dari orang tuanya. Ia mengaku antusias demi bisa terhindar dari virus corona. Ditanya apa yang dia rasakan saat disuntik vaksin, siswa SD IT itu bilang hanya sakit-sakit sedikit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar