Peringati HDI, Balai Dharma Guna Komit Perhatikan Penyandang Disabitas

KBRN, Bengkulu : Balai Dharma Guna Bengkulu selaku unit pelaksana teknis di daerah yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, memastikan siap memfasilitasi apabila terdapat penyandang disabilitas yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya.

"Selama ini sudah kita tunjukkan, seperti dengan memberikan pelatihan pada penyandang disabilitas," ungkap Kepala Balai Dharma Guna Bengkulu Dardi, S.Sos disela-sela peringatan Hari Disabilitasi Internasional (HDI) pada Selasa, (7/12/2021).

Menurut Dardi, dengan adanya Perpres No 68 tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas, secara langsung telah melindungi hak-hak untuk penyandang disabilitas.

Dengan kata lain para penyandang disabilitas, keberadaannya sudah mendapat tempat yang baik di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu pihaknya meminta masyarakat mulai menghilangkan stigma negatif disabilitas.

"Keberadaan Perpres itu, merupakan kewajiban bagi pihaknya untuk mengawal dan melindungi kehormatan, serta hak-hak penyandang disabilitas. Kitapun senantiasa siap memberikan asistensi, sehingga nantinya para penyandang disabilitas itu bisa diberdayakan untuk menuju kesejahteraan sosial," tegas Dardi.

Selain itu ia menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah memberikan pendampingan terhadap penyandang disabilitas, khusus di lingkungan Balai Dharma Guna sekitar 100 orang. Kemudian pendampingan berbasis keluarga, masyarakat, komunitas, dan lainnya lebih dari 2.335 orang.

"Kitapun berharap masyarakat dapat memberikan informasi ketika ada penyandang disabilitas yang luput dari perhatian," imbuh Dardi.

Lebih lanjut Dardi meminta, seluruh elemen masyarakat khususnya di Provinsi Bengkulu untuk mulai menghilangkan berbagai stigma negatif terhadap para penyandang disabilitas. Mengingat apapun jenis disabilitas yang mereka sandang, juga bagian dari keluarga, dan masyarakat. Terlebih mereka juga membutuhkan pengakuan di tengah-tengah lingkungan bermasyarakat.

"Mereka (disabilitas,red) pasti memiliki minat dan bakat yang tentu saja membutuhkan dukungan dari kita supaya mereka bisa mengembangkannya. Dengan begitu mereka dapat termotivasi," tutup Dardi.

Sementara peringatan HDI di halaman kantor Balai Dharma Guna Bengkulu berlangsung seru. Setiap penyandang disabilitas diberikan kesempatan tampil dipanggung, baik bernyanyi, memainkan musik dol, pantomim, dan membacakan puisi.

Disela-sela kegiatan itu diberikan doorprice kepada penyandang disabilitas yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar