Pembagian Raport dan Libur Sekolah Ditunda

KBRN, Bengkulu : Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu mengundurkan jadwal pembagian raport dan libur sekolah siswa untuk semester ganjil tahun ajaran 2021/2022, dari tanggal 18 Desember 2021 menjadi tanggal 3 Januari 2021. 

Penundaan tersebut sesuai Inmendagri nomor 62 tahun 2021 yang ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Surat Edaran nomor 338/10793/Dikbud2021 oleh Dinas  Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu yang ditujukan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I - IX Se-provinsi Bengkulu serta ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK sederajat Se-provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu, melalui Sekretaris, Syahjudin membenarkan adanya penundaan tersebut dikarenakan adanya petunjuk dari pusat agar tidak terjadi  kerumunan dan adanya siswa mudik ke kampung halaman  saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Ini kan juga berkaitan dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level III, untuk menghindari penyebaran Covid 19 di masa Libur Natal dan Tahun Baru yang juga sesuai Kalender Pendidikan itu jadwal libur. Jadi sesuai aturan dilakukan penundaan," ujar Syahjudin, Senin (6/12).

Selanjutnya, terkait libur  semester ganjil  yang semula  tanggal 20-31 Desember 2021 diundur menjadi 4-16 januari 2022.

Selama masa transisi periode nataru  pada 24 Desember 2021 dan 2 Januari 2021, satuan pendidikan tidak diperkenankan memberikan izin cuti bagi aparatur sipil negara dan atau  meliburkan secara khusus kegiatan pendidikan di satuan pendidikan.

"Pelaksanaan libur hanya di tanggal merah saja, selebihnya bagi ASN dan Siswa tetap masuk sekolah dengan anjuran pemberian materi ajar semester genap," tambahnya.

Selama di satuan pendidikan, seluruh warga sekolah juga diimbau tetap menerapkan protokol kesehatam yang lebih ketat degan pendekatan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas serta menghindari kerumunan. (Lns)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar