Pengawasan Orang Asing, Tim Pora Bengkulu Tingkat Koordinasi dan Kolaborasi Bersama

KBRN, Bengkulu : Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) Provinsi Bengkulu terus meningkatkan koordinasi menyatuhan persepsi, berkolaborasi dan kerjasama, dalam rangka pengawasan orang asing di masa pandemi Covid 19 yang ada di wilayah Provinsi Bengkulu.

Hal itu tertuangkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pora tingkat wilayah Provinsi Bengkulu, yang diselenggarakan Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid 19, bertempat di salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Jumat, (22/10/2021).

“Tim Pora yang beranggotakan lintas terkait mulai jajaran KemenkumHAM sendiri, kepolisian, TNI, Kejaksaan, Disnakes, Kesbangpol, Dukcapil dan unit-unit lainnya, akan terus memantau keberadaan orang asing yang ada di wilayah Bengkulu,” ungkap Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bengkulu Johan Manurung, disela-sela Rakor Tim Pora Provinsi Bengkulu tahun 2021.

Menurut Johan, sesuai dengan Permenkum No. 34 tahun 2021 tentang pembatasan perizinan bagi orang asing, adalah salah satu upaya pemerintah menekan orang asing masuk ke wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Artinya, apabila tanpa dilengkapi dokumen keimigrasian, dipastikan setiap orang asing tidak bisa masuk ke wilayah Indonesia. 

Terlebih dari 22 perusahaan yang memperkerjakan sekitar 242 orang asing di wilayah Bengkulu, terus dimonitor secara berkala.

“Pengawasan yang kita (Tim Pora, red) lakukan, selain melihat perizinannya, memantau ke lapangan, dan jika sudah masuk waktunya juga dibatasi. Di Indonesia ada lima tempat orang asing yang bisa masuk, diantaranya, Bandara Medan, Batam, Jakarta, Surabaya dan Manado. Meski demikian kita tetap menyiapkan petugas khusus, tidak saja di Bandara, tapi untuk memantau langsung pegerakan orang asing secara berkala ke lapangan,” jelas Johan yang perjelas kembali oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu, Poltak M. Sumanjuntak.

Lebih lanjut Kepala Bidang Inteldakim Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Bengkulu ini menambahkan, dengan pengawasan melekat yang dilakukan jajarannya, sejauh ini sudah melakukan deportasi kepada orang asing dengan dilengkapi dokumen keimigrasian lengkap, sebanyak 2 orang.

Untuk itu agar lebih optimal lagi kinerja Tim Pora ini, pihaknya mengharapkan sinergitas semua dan bagi siapapun yang melihat orang asing, silakan laporkan dan dipastikan akan ditindak lanjuti sesuai mekanisme serta prosedur berlaku.

“Setiap laporan dari masyarakat sangat berarti dalam mendukung pekerjaan kita. Kita pastikan orang asing yang ditemukan akan diperiksa dan jika tidak memiliki dokumen keimigrasian, dilakukan deportasi,” demikian Johan yang diamini Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bengkulu, Samsu Rizal.   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00