Tersandung Hukum, Sekwan Provinsi Bengkulu Usulkan 3 Nama Pengganti HB

KBRN, Bengkulu : Sekretariat DPRD (Sekwan) Provinsi Bengkulu sudah menyampaikan surat kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi, terkait pengisian jabatan pejabat yang kosong.

Kekosongan salah satu jabatan tersebut, karena pejabat yang ditunjuk sebelumnya berinisial HB, telah tersangkut hukum dan saat ini bersangkutan ditahan atas dugaan kasus penipuan tes CPNS dan jual beli jabatan di tempat bekerja sebelumnya.

Pernyataan itu diungkapkan Sekwan Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi dalam keterangannya.

"Kita sudah usulkan penggantinya. Ada tiga nama yang diusulkan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut," kata Nandar pada Kamis, (21/10/2021).

Nandar mengaku, dengan kekosongan jabatan tersebut, sejauh ini memang belum terlalu berpengaruh terhadap kinerja di lingkungan Setwan Provinsi.

Lantaran pihaknya juga sudah menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk mengisi jabatan tersebut, sampai adanya pengisian jabatan definitif oleh Gubernur.

"Kita sudah mengambil sikap dengan menunjuk salah satu Kasubag dibawahnya untuk menjadi Plh. Kita (Sekwan Provinsi,red) saat ini bersifat menunggu petunjuk dari pak Gubernur saja lagi," ujarnya.

Sebelumnya Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Drs Sumardi MM mengingatkan Gubernur bersama Wakil Gubernur (Wagub) agar benar-benar mempertimbangkan dalam menunjuk pejabat. Hal itu dilakukan agar jangan sampai ada lagi oknum pejabat yang bermasalah dengan hokum lagi di lingkup Sekwan Provinsi.

"Kita ingatkan kepada Gubernur dan Wagub agar kasus oknum ini menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan assesment yang baru. Termasuk kita juga meminta dalam penempatan pejabat baru ke lingkup Sekwan Provinsim, agar benar-benar terpilih dan tidak sampai ada yang bermasalah lagi dengan hukum. Silakan Pemprov berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Provinsi,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00